Kata TNI AD soal Kabar Puluhan Situs Subdomainnya Diretas
Dovana Hasiana
29 July 2026 14:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengatakan sudah mengetahui isu adanya insiden gangguan keamanan siber di beberapa situs resmi miliknya. Saat ini, tim terkait dari Mabes TNI AD sedang melakukan pengecekan secara menyeluruh.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono mengatakan pihaknya sebagai institusi selalu menempatkan keamanan sistem dan data sebagai prioritas utama. Menurutnya, TNI AD akan menindaklanjuti setiap insiden yang terjadi, termasuk melalui investigasi untuk memastikan penyebab dan dampaknya.
“Terkait klaim-klaim yang beredar di luar, kami juga mengimbau masyarakat untuk mengacu pada informasi resmi dari TNI AD dalam menyikapi isu ini,” ujar Donny saat dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (28/07/2026).
Sebelumnya, lembaga akademi keamanan siber bernama Merdeka Siber melaporkan puluhan situs TNI AD diduga diretas dalam waktu bersamaan. Mereka melaporkan sejumlah subdomain resmi di bawah tni-ad.mil.id diduga mengalami peretasan sehingga mengubah penampilan situs resmi (defacement) hampir secara bersamaan pada 26 Juli 2026.
“Dalam arsip defacement yang beredar, nama azraelzerOd4y muncul pada berbagai situs satuan TNI AD, mulai dari Kodim, Komlekdam, hingga Dislitbang. Tampilan asli situs diganti dengan halaman bertuliskan "hacked by azraelzerOd4y",” ujar Merdeka Siber melalui akun Instagram resmi.































