Di luar pendapatan bunga, perseroan juga mencatat pertumbuhan pendapatan non bunga yang menjadi salah satu penopang utama kenaikan laba. Novita mengatakan, peningkatan fee-based income terutama berasal dari sumber pendapatan yang bersifat berulang (recurring), seiring meningkatnya aktivitas transaksi nasabah di berbagai lini bisnis.
Fee dari layanan Livin' by Mandiri tercatat tumbuh 46%, sementara fee dari Kopra by Mandiri meningkat 22,8%. Adapun pendapatan berbasis komisi dari transaksi treasury juga naik 23%, memperkuat kontribusi pendapatan non bunga terhadap kinerja perseroan.
"Kami yakin dengan fundamental yang kuat, strategi bisnis yang terarah serta disiplin dalam pengelolaan risiko, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang," ujar Novita.
(cpa/ell)































