Pada Pulau Sulawesi, inflasi tertinggi dicatatkan wilayah Gorontalo sebesar 4,77% dan inflasi terendah di Sulawesi Barat sebesar 2,29%.
Pulau Maluku dan Papua, inflasi tertinggi dicatatkan Papua Pegunungan sebesar 7,84% dan inflasi terendah di Papua Selatan sebesar 2,95%.
BPS mencatat penyumbang utama inflasi Juni 2026 secara tahunan (yoy) berasal dari tiga kelompok pengeluaran. Pertama, makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi 1,36% (terutama; ikan segar, beras, minyak goreng, dan cabai merah).
Kedua, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil inflasi 0,69% (terutama: pada komoditas emas perhiasan).
Ketiga, kelompok pengeluaran transportasi dengan andil inflasi 0,55% (terutama: bensin, tarif angkutan udara, mobil, sepeda motor dan pelumas).
(roy)




























