Logo Bloomberg Technoz

Harga emas pun genap turun dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga berkurang hampir 2%.

Saat ini, fokus pelaku pasar tertuju ke Amerika Serikat (AS). Data menunjukkan bahwa ekonomi dan pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam masih solid.

Terbaru, US Bureau of Labor Statistics melaporkan jumlah posisi pekerjaan yang tersedia dan belum terisi (job openings) pada Mei naik 9.000 dari bulan sebelumnya menjadi 7,59 juta. Ini menjadi yang tertinggi dalam setahun terakhir.

Data ini menyiratkan bahwa ekonomi AS masih cukup tangguh untuk mengalami kenaikan suku bunga. Sepertinya itu yang akan ditempuh oleh bank sentral Federal Reserve. 

Tahun ini, sepertinya Gubernur Kevin Warsh dan kolega akan menaikkan Federal Funds Rate setidaknya sekali tahun ini.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas jadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

(aji)

No more pages