Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Borong Saham BBRI Rp140 Miliar

Muhammad Julian Fadli
24 June 2026 08:35

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 23 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan kehilangan 15,35 poin (0,25%) di posisi 6.101. Yang jadi perhatian, investor asing diam–diam borong saham BBRI.

Seiringan dengan tren bearish IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp348,13 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing net sell Rp311,6 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp386,58 miliar. Imbas tekanan jual yang deras, saham BMRI melemah 2,37% di posisi Rp4.120/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Selasa 23 Juni 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Selasa (23/6/2026):

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp386,58 miliar
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp95,44 miliar
  3. PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) Rp72,85 miliar
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp58,99 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp55,29 miliar
  6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp49,1 miliar
  7. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp40,02 miliar
  8. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp31,67 miliar
  9. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp27,31 miliar
  10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp26,15 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp147,57 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBRI berhasil menguat 1,39% hingga berada di posisi Rp2.910/saham.

Penutupan Saham BBRI pada Selasa 23 Juni 2026 (Bloomberg)