Logo Bloomberg Technoz

Pelemahan IHSG Menyusut Tersisa 0,25%, Efek Saham BBRI

Muhammad Julian Fadli
23 June 2026 17:33

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 15,35 poin (0,25%) di posisi 6.101 pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Adapun IHSG sempat mencatatkan pelemahan hingga nyaris 2% pada perdagangan siang hari tadi.

IHSG bergabung dengan Bursa Saham Asia lainnya yang juga melemah. KOSPI (Korea), KOSDAQ (Korea), NIKKEI 225 (Jepang), CSI 300 (China), TOPIX (Jepang), Shenzhen Comp. (China), SETI (Thailand), Hang Seng (Hong Kong), Shanghai Composite (China), Weighted Index (Taiwan), KLCI (Malaysia), SENSEX (India), dan IHSG (Indonesia), yang melemah masing–masing 9,99%, 7,94%, 3,55%, 2,77%, 2,56%, 2,35%, 2,11%, 1,82%, 1,37%, 1,32%, 1,23%, 1,06%, dan 0,25%.

Jadi biarpun merah, IHSG berhasil menjadi yang terbaik di Bursa Asia.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 23 Juni 2026 (Bloomberg)

Posisi terendah IHSG sepanjang hari menyentuh 5.993 sedang tertingginya sempat 6.121. Volume perdagangan melibatkan 41,54 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp32,94 triliun, dan frekuensi 1,79 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat ada pelemahan 373 saham, dan sebanyak 282 saham terjadi penguatan. Sisanya 160 saham stagnan.