Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu dari jalur logistik, Iran dan Oman mengumumkan akan mulai menyusun kesepakatan terkait tata kelola masa depan Selat Hormuz, termasuk rincian biaya manajemen transit kapal di jalur pelayaran vital dunia tersebut.

Harga minyak kembali melemah pada Selasa, dengan minyak Brent turun menjadi US$76,88 per barel. Harga tersebut telah merosot dari puncaknya sekitar US$125 per barel pada akhir April dan kini mendekati level sebelum perang.

Rute transit Selat Hormuz./dok. Bloomberg

Trump mengatakan miliaran dolar dana yang dibuka kembali akan "ditempatkan dalam rekening penampungan yang dikendalikan oleh Amerika Serikat" dan digunakan untuk membeli produk pertanian asal AS seperti jagung, gandum, dan kedelai, sebagaimana disampaikannya dalam unggahan di media sosial pada Selasa.

Ia juga menambahkan bahwa Iran telah menyetujui "inspeksi nuklir tingkat tertinggi untuk jangka panjang" dalam perundingan paralel mengenai program nuklir Teheran. Isu tersebut menjadi bagian utama dari upaya mengakhiri perang yang berlangsung hampir empat bulan sekaligus menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.

Setelah unggahan Trump tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei membantah kedua klaim tersebut. Menurutnya, dana yang dicairkan akan digunakan oleh Iran "secara bebas, dengan cara apa pun yang dianggap tepat," dan tidak akan dibatasi hanya untuk pembelian produk dari AS.

Baghaei juga menolak klaim Trump mengenai inspeksi nuklir.

"Kami tidak pernah bertemu dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan tidak memiliki rencana bagi badan tersebut untuk melakukan inspeksi terhadap fasilitas nuklir Iran," katanya.

Trump kembali menegaskan bahwa Iran memang telah menyetujui hal tersebut, sementara kedua pihak terus menyampaikan narasi yang ditujukan untuk konsumsi publik domestik masing-masing.

"Mereka salah," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya mengenai komentar Baghaei. "Mereka tahu mereka salah. Mereka mengatakan itu kepada kami secara langsung dan kami memiliki catatannya, inspeksi 100 persen. Jika mereka benar, saya akan membatalkan pertemuan ini sekarang juga."

Pernyataan Trump menunjukkan sikap defensif presiden AS terhadap kesepakatan tersebut di tengah kritik yang terus bermunculan, termasuk dari kalangan pendukung kebijakan pertahanan garis keras di partainya sendiri.

Penegasan Trump bahwa dana yang dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian AS juga dinilai dapat menarik dukungan petani Amerika — salah satu basis politik utama Trump dan Partai Republik — yang akan menjadi kelompok penting menjelang pemilu sela pada November mendatang, khususnya di wilayah Midwest dan Selatan AS.

Sejumlah pengkritik nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pekan lalu khawatir Iran justru akan menggunakan dana tersebut untuk membangun kembali kekuatan militernya serta terus mendukung kelompok-kelompok seperti Hizbullah.

Iran menegaskan bahwa dana beku senilai US$12 miliar akan dicairkan sebagai bagian dari perundingan yang sedang berlangsung, dalam dua tahap yang sama besar. Informasi itu disampaikan kantor berita Mehr yang mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi. Hingga kini, AS belum mengonfirmasi jumlah dana yang akan diterima Iran.

Meski saling membantah masih terjadi, Trump mengatakan perundingan "berjalan dengan baik," sejalan dengan pernyataan optimistis yang disampaikan berbagai pihak yang terlibat.

Namun masih banyak isu yang belum terselesaikan sebelum tercapai kesepakatan final, termasuk konflik antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon. Kehadiran militer Israel yang masih berlangsung di wilayah selatan Lebanon disebut Iran sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan yang ada dan berpotensi mengganggu proses perundingan. Pejabat Iran juga menilai AS turut bertanggung jawab atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel.

Putaran kelima perundingan yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon berlangsung di Washington pada Selasa, menurut Kedutaan Besar Israel di kota tersebut.

(bbn)

No more pages