Saham–saham teknologi, saham keuangan, dan saham energi menjadi pemberat pelemahan IHSG, dengan melemah mencapai 1,04%, 0,62% dan 0,61%. Sebaliknya, saham kesehatan berhasil menguat 3,96% hingga menjadi pendorong terpangkasnya pelemahan IHSG.
Menariknya, saham–saham big caps, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil menguat 40 poin atau dengan kenaikan 1,39% di level Rp2.910/saham pada penutupan perdagangan Selasa (23/6/2026).
Lebih potensial lagi, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 85 poin dengan kenaikan 5,34% di posisi Rp1.675/saham pada penutupan perdagangan.
Kenaikan saham BBRI dan saham BRPT tersebut turut menahan kejatuhan IHSG yang ditutup ‘hanya’ melemah 0,25%.
Terbatasnya pelemahan IHSG tak lepas dari kenaikan dan reboundnya sejumlah saham big caps.
Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Selasa (23/6/2026).
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 6,3 poin
- Barito Pacific (BRPT) menyumbang 4,8 poin
- Mayapada Hospital (SRAJ) menyumbang 4,17 poin
- Kalbe Farma (KLBF) menyumbang 3,23 poin
- Telkom Indonesia (TLKM) menyumbang 3,14 poin
- Maha Properti Indonesia (MPRO) menyumbang 2,98 poin
- Chandra Asri Pacific (TPIA) menyumbang 2,49 poin
- Merdeka Battery Materials (MBMA) menyumbang 1,95 poin
- Petrosea (PTRO) menyumbang 1,85 poin
- Bumi Resources (BUMI) menyumbang 1,72 poin
Namun, rebound IHSG dibatasi turunnya banyak saham.
Diantaranya sebagai berikut.
- Bayan Resources (BYAN) mengurangi 20,77 poin
- Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 9,41 poin
- Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 7,86 poin
- Merdeka Copper Gold (MDKA) mengurangi 2,63 poin
- Arkora Hydro (ARKO) mengurangi 2,11 poin
- Astra International (ASII) mengurangi 2 poin
- Bank Negara Indonesia (BBNI) mengurangi 1,95 poin
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mengurangi 1,77 poin
- Aneka Tambang (ANTM) mengurangi 1,69 poin
- Global Digital Niaga (BELI) mengurangi 1,41 poin
Arah IHSG Selanjutnya
Mengutip paparan Phintraco Sekuritas, IHSG sempat melemah hingga level 5.993, namun kembali ditutup di atas level 6,100. Sehingga secara teknikal, diperkirakan IHSG bergerak pada rentang 6.000–6.150 pada perdagangan Rabu (24/6/2026) esok hari.
Senada, Panin Sekuritas menyebut, IHSG berhasil menghadapi uji support 5.883–5.970 dan ditutup dengan pola candle Hammer. “IHSG berpotensi rebound menuju resistance 6.287–6.377,” analisis Panin pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2026).
(fad/wep)






























