“Sebagian penurunan pendapatan tahun 2025 bersifat non-recurring karena dipengaruhi oleh tidak adanya lagi kontribusi pendapatan dari PT RPKSB yang telah dilepas pada tahun 2024 sehingga mempengaruhi komparabilitas laporan keuangan antar periode," dikutip dari prospektus yang disampaikan manajemen, Selasa (23/6/2026).
Di sisi lain, total aset RANS per Desember 2025 tercatat sebesar Rp461,03 miliar. Angka ini susut 21,96% dari Rp590,80 miliar pada akhir 2024. Penurunan aset terjadi karena perusahaan melakukan pelunasan utang bank dan pembagian dividen kepada pemegang saham.
Sementara itu, total liablitas RANS dan entitas anak ikut susut 23,19% ke Rp120,23 miliar pada periode yang berakhir Desember 2025.
Penurunan liabilitas perseroan terutama disebabkan karena penurunan hutang bank akibat pelunasan hutanba bank OCBC dan pembyaran cicilan pokok hutang BNI selama 2025.
Dipegang Pesohor
Sejumlah pesohor memegang bagian saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjelang melantai di pasar modal.
Mengutip prospektus IPO, Chief Operating Offficer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria menghimpit 345,25 juta saham atau setara 3,42% saham RANS sebelum penawaran umum.
Porsi saham Dony di RANS akan susut ke 2,74% setelah RANS efektif mencatatkan saham di pasar nantinya.
Selain itu, putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep juga menghimpit saham RANS sebanyak 115,25 juta saham atau setara 1,14%. Selepas RANS IPO, saham Kaesang akan susut ke 0,91%.
Beberapa investor individu awal lainnya yang memegang saham RANS di antaranya Soultan Ariq Rachman, Sutanto Hartono dan Hikmat Janika. Selepas IPO, Soultan akan menguasai 2,74% saham RANS, Sutanto sebesar 1,14% dan Hikmat sebesar 0,68%.
Sementara itu, Raffi Farid Ahmad menguasai 7,93 miliar saham RANS atau sekitar 62,93% selepas IPO. Adapun, Nagita Slavina Mariana Tenker menghimpit 124,75 juta saham atau setara 0,99% saham RANS.
Di sisi lain, investor non individu yang menghimpit saham RANS di antaranya PT Indonesia Entertainment Grup sebanyak 911,5 juta saham atau 7,23% dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebanyak 76,75 juta saham atau 0,61%.
Perusahaan hiburan milik pasangan selebritis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bakal melepas maksimal 2,52 miliar saham baru atau setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam hajatan penawaran umum perdana ini.
RANS menetapkan harga penawaran awal pada rentang Rp135 per saham sampai dengan Rp170 per saham pada masa book building.
Lewat opsi harga penawaran awal itu, RANS berpotensi meraup dana segar sekitar Rp340,87 miliar sampai dengan Rp429,25 miliar setelah melepas sebagian saham ke publik.
Adapun, kapitalisasi pasar RANS setelah IPO diperkirakan mencapai Rp1,7 triliun dengan asumsi pelaksanaan Rp135 per saham.
Sementara itu, kapitalisasi pasar akan lompat ke Rp2,14 triliun apabila harga saham RANS dihargai di level Rp170 per saham.
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus administrator penawaran.
(ibn/naw)





























