Logo Bloomberg Technoz

Wapres AS Tiba di Swiss, Dialog Damai dengan Iran Siap Dimulai

News
21 June 2026 08:00

Wapres terpilih AS JD Vance. (Valerie Plesch/Bloomberg)
Wapres terpilih AS JD Vance. (Valerie Plesch/Bloomberg)

Jennifer A. Dlouhy dan Kate Sullivan - Bloomberg News

Bloomberg, Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mencapai gencatan senjata permanen dijadwalkan dimulai pada Minggu (21/6). Sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, kini telah berkumpul di Swiss, bahkan setelah Iran kembali mengeluarkan perintah untuk menutup Selat Hormuz.

Pertemuan kedua negara yang telah lama berseteru ini akhirnya terlaksana setelah sempat tertunda akibat bentrokan terpisah di Lebanon selatan antara pasukan Israel dan Hizbullah yang didukung Iran. Saat ini, kedua belah pihak tengah memasuki hari-hari pertama dari tenggat waktu 60 hari negosiasi yang disepakati dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Donald Trump di Paris pada Rabu lalu, meski perjanjian tersebut masih memungkinkan untuk diperpanjang.


Kendati kesepakatan sementara yang diraih memberi sinyal penghentian ketegangan, agenda ini sebenarnya baru menjadi babak awal dari perdebatan panjang mengenai kemampuan nuklir Iran. Sinyal risiko lain juga muncul ketika pertempuran antara Israel—yang bukan merupakan bagian dari perjanjian ini—dan Hizbullah memicu Teheran untuk mengeklaim adanya pelanggaran gencatan senjata, sekaligus menunjukkan kekuatan atas kendali mereka di jalur logistik vital Selat Hormuz.

Wapres JD Vance bertolak dari Washington pada hari Sabtu, sesaat setelah Pakistan mengumumkan bahwa Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Jenderal Asim Munir akan menghadiri pertemuan di Burgenstock, Swiss. Kehadiran keduanya membawa dua mediator kunci langsung ke meja perundingan.