Logo Bloomberg Technoz

Harga Bitcoin Naik, Saham COIN Naik 38% Dalam Seminggu Terakhir


(Dok. Indokripto Koin Semesta)
(Dok. Indokripto Koin Semesta)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemulihan harga Bitcoin kembali memicu sentimen positif di pasar aset kripto dan turut mengangkat kinerja saham perusahaan terkait. Salah satu yang paling mencolok adalah PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), yang mencatat lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir.

Pada perdagangan Selasa, 14 April 2026, saham COIN ditutup menguat 7,86% ke level Rp1.510 per saham. Kenaikan ini memperpanjang tren positif yang telah terjadi selama beberapa hari terakhir di tengah membaiknya kondisi pasar kripto global.

Dalam kurun waktu satu minggu, saham COIN tercatat melesat hingga 38,53%. Kenaikan tajam ini mencerminkan respons pasar terhadap kombinasi sentimen eksternal dan fundamental internal yang kuat.

Aktivitas perdagangan saham COIN juga terbilang tinggi. Data menunjukkan saham ini diperdagangkan lebih dari 12.300 kali dengan volume mencapai 377 juta lembar dan nilai transaksi sebesar Rp56,3 miliar.

Kinerja impresif ini tidak lepas dari pergerakan harga Bitcoin yang kembali naik ke level US$75.000. Angka tersebut menjadi level tertinggi dalam satu bulan terakhir dan memberikan dorongan psikologis bagi investor.

Kinerja Solid dan Sentimen Global Dorong COIN

Kenaikan harga Bitcoin sendiri dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Kondisi ini membuat pasar global lebih stabil dan mendorong minat investor kembali ke aset berisiko seperti kripto.

Dalam tujuh hari terakhir, harga Bitcoin telah naik sekitar 8,3%. Tren ini memperkuat optimisme pasar terhadap prospek jangka pendek aset kripto, sekaligus berdampak langsung pada saham-saham terkait.

Tidak hanya didorong oleh faktor eksternal, COIN juga menunjukkan performa keuangan yang solid. Perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih sepanjang tahun 2025.

Pendapatan COIN melonjak 181,12% menjadi Rp284,75 miliar. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi di pasar kripto yang dikelola oleh perseroan.

Kinerja EBITDA juga menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 156,29% menjadi Rp131,05 miliar. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional yang semakin baik seiring meningkatnya skala bisnis perusahaan.

Dari sisi laba bersih, COIN mencatatkan keuntungan sebesar Rp49,10 miliar atau naik 14% secara tahunan. Angka ini memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama di sektor aset kripto di Indonesia.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Ade Wahyu, mengungkapkan bahwa kondisi pasar yang positif menjadi faktor utama pendorong kinerja perusahaan.

“Jumlah konsumen yang terus bertambah, serta adopsi yang semakin positif, khususnya pada produk derivatif di Bursa Kripto CFX, menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan kinerja Perseroan,” ujar Ade dikutip dari keterbukaan informasi yang diunggah pada Rabu (1/4/2026).

Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut adalah segmen derivatif. Pendapatan dari segmen ini melonjak drastis hingga 7.623% secara tahunan menjadi Rp60,17 miliar.

Kontribusi segmen derivatif terhadap total pendapatan perusahaan juga meningkat signifikan, mencapai 21,13% sepanjang tahun 2025. Hal ini menunjukkan diversifikasi sumber pendapatan yang semakin kuat.

Di sisi lain, penguatan saham COIN juga sejalan dengan tren positif di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut ditutup di zona hijau pada hari yang sama.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan IHSG menguat 2,34% atau naik 175 poin ke level 7.675. Kondisi ini mencerminkan sentimen positif yang lebih luas di pasar keuangan Indonesia.

Kombinasi antara sentimen global yang membaik, kinerja fundamental yang kuat, serta tren positif pasar saham menjadi faktor utama di balik lonjakan saham COIN. Hal ini juga memperlihatkan keterkaitan erat antara pasar kripto dan pasar saham.

Ke depan, prospek saham COIN masih akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga Bitcoin dan perkembangan industri kripto secara global. Stabilitas geopolitik juga menjadi faktor penting yang akan menentukan arah pasar.

Dengan meningkatnya adopsi aset kripto dan inovasi produk seperti derivatif, peluang pertumbuhan bagi COIN masih terbuka lebar. Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas tinggi yang menjadi karakteristik utama pasar ini.