Logo Bloomberg Technoz

Asing Net Sell Rp22 Triliun, Saham Big Banks Dijual Masif

Muhammad Julian Fadli
30 March 2026 08:05

Suasana lantai perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Rosa Panggabean/Bloomberg)
Suasana lantai perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham pekan kemarin, 25–27 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14% point–to–point dan ditutup di posisi 7.097,05.

Jadi sebab merahnya IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp22 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, pada pasar reguler investor asing net sell Rp3,76 triliun.
 
Adapun investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp2,06 triliun. Imbas desakan jual, saham BBCA melemah 1,11% menyentuh posisi Rp6.700/saham.

Saham BBCA dalam Sepekan Kemarin Hingga Jumat (27/3/2026) (Bloomberg

10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing pada perdagangan 25–27 Maret 2026:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,06 triliun
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp1,05 triliun
  3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp505,12 miliar
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp271,34 miliar
  5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp192,71 miliar
  6. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp181,33 miliar
  7. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp76,65 miliar
  8. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp69,13 miliar
  9. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp68,74 miliar
  10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp59,43 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencapai Rp530,42 miliar. Seiringan tren pembelian, saham AADI menguat 2,14% menuju posisi Rp10.725/saham.

Saham AADI dalam Sepekan Kemarin Hingga Jumat (27/3/2026) (Bloomberg)

10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing pada perdagangan 25–27 Maret 2026:

  1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp530,42 miliar
  2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp205,36 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp159,6 miliar
  4. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp127,23 miliar
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp123,21 miliar
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp99,5 miliar
  7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp78,32 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp54,06 miliar
  9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp53,38 miliar
  10. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) Rp50,73 miliar