Daftar Fasilitas Energi yang Lumpuh Akibat Perang Iran
News
20 March 2026 19:15

Dylan Griffiths - Bloomberg News
Bloomberg,
Selama tiga pekan terakhir, puluhan kilang minyak, ladang gas, pelabuhan, dan berbagai infrastruktur energi vital lainnya mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal dan drone di kawasan Teluk.
Eskalasi serangan meningkat tajam dalam dua hari terakhir. Iran secara agresif menargetkan fasilitas energi paling penting di Timur Tengah sebagai bentuk pembalasan atas serangan Israel terhadap ladang gas South Pars milik mereka.
Berikut adalah rincian kondisi fasilitas energi yang terdampak:
Kilang Minyak
- Ruwais, UEA: Salah satu kilang terbesar di dunia ini terpaksa ditutup sebagai langkah pencegahan setelah serangan drone memicu kebakaran di kawasan industrinya.
- Ras Tanura, Arab Saudi: Saudi Aramco sempat menghentikan operasional kilang pengolahan minyak mentah terbesar di kerajaan tersebut—berkapasitas 550.000 barel per hari—pada hari-hari awal perang. Fasilitas ini kini telah beroperasi kembali.
- Samref, Arab Saudi: Otoritas setempat tengah mengevaluasi tingkat kerusakan setelah sebuah drone jatuh di kilang yang separuh sahamnya dimiliki oleh Exxon Mobil Corp tersebut.
- Bapco Energies, Bahrain: Kilang berkapasitas 400.000 barel per hari ini mengalami kerusakan akibat serangan, memicu status force majeure pada operasional yang terdampak.
- Mina Al-Ahmadi & Mina Abdullah, Kuwait: Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di kedua unit operasional ini setelah serangan drone pada 19 Maret, namun otoritas menyatakan api telah berhasil dipadamkan.
- Lanaz, Irak: Operasional di kilang kota Erbil ini dihentikan total setelah kebakaran akibat serangan udara, menurut laporan Reuters.
Fasilitas Gas
- Ras Laffan, Qatar: QatarEnergy mengonfirmasi fasilitas LNG mereka dihantam rudal Iran, memicu kebakaran luas dan kerusakan masif, termasuk pada pabrik pengolahan gas milik Shell Plc.
- Habshan, UEA: Abu Dhabi menutup fasilitas gas ini setelah terkena reruntuhan rudal yang berhasil dicegat di udara.
- South Pars, Iran: Israel menggempur fasilitas di ladang gas raksasa ini. Kantor berita Tasnim melaporkan kebakaran menyebabkan sejumlah unit produksi terhenti.
- Shah, UEA: Operasional di ladang gas alam raksasa ini dihentikan sementara sejak 16 Maret akibat kebakaran dari serangan drone Iran.
Ladang Minyak
- Majnoon, Irak: Kementerian Minyak Irak mengonfirmasi ladang minyak di selatan negara itu menjadi target serangan, meski belum memberikan detail kerusakan lebih lanjut.
- Shaybah, Arab Saudi: Ladang minyak berkapasitas 1 juta barel per hari di timur kerajaan ini berulang kali menjadi target serangan drone, namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan serius.
Pelabuhan
- Yanbu, Arab Saudi: Pengiriman di pelabuhan kunci Laut Merah ini telah dilanjutkan kembali setelah sempat terhenti singkat pada Kamis. Pelabuhan ini menjadi sangat krusial bagi ekspor Saudi saat Selat Hormuz nyaris lumpuh total.
- Fujairah, UEA: Pelabuhan emirat yang berada di luar Selat Hormuz ini kerap ditutup berkala akibat serangan drone, mengganggu aliran distribusi minyak mentah dan bahan bakar.
- Jebel Ali, UEA: DP World sempat menghentikan operasional pelabuhan peti kemas utama di Dubai ini sebagai langkah antisipasi.
- Sohar & Salalah, Oman: Kedua pelabuhan ini sempat lumpuh akibat serangan udara namun kini telah kembali beroperasi normal.
- Mina Al Fahal, Oman: Terminal ekspor minyak mentah ini telah beroperasi kembali sejak 12 Maret setelah sempat ditutup demi alasan keamanan.
- Khalifa Bin Salman, Bahrain: Unit APM Terminals milik Maersk terpaksa menghentikan seluruh operasional di pelabuhan ini.



























