Jasamarga mencatat sebanyak 108.140 kendaraan melintas menuju arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-8 Lebaran atau 11–13 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat 24,17% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 87.087 kendaraan.
Untuk menjaga kelancaran transaksi kendaraan, Jasamarga mengoperasikan 30 gardu transaksi di gerbang tol tersebut, terdiri dari 19 gardu menuju arah Trans Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta.
“Hingga saat ini belum diberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, dan kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama masih terpantau aman dan terkendali,” ujar Ria.
Selain di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol Trans Jawa di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di wilayah Jawa Tengah, kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat sebanyak 57.528 kendaraan atau naik 13,89% dibandingkan lalu lintas normal. Sementara arus menuju Solo melalui GT Banyumanik mencapai 73.023 kendaraan, meningkat 9,04%.
Adapun di Jawa Timur, lalu lintas menuju Surabaya melalui GT Warugunung tercatat sebanyak 63.975 kendaraan atau naik 8,40% dari kondisi normal.
Jasamarga mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan merencanakan perjalanan secara matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
(ell)




























