Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial yang rutin dilakukan oleh YMSM. Wakaf Alquran dipandang sebagai sarana penting untuk memperkuat nilai religius serta memperluas akses masyarakat terhadap kitab suci.
Tidak hanya kepada Kopassus, YMSM juga menyalurkan wakaf kepada lingkungan diplomasi Indonesia. Secara bersamaan, yayasan ini memberikan bantuan serupa kepada Kementerian Luar Negeri.
Sebanyak 1.000 mushaf Alquran disalurkan untuk kementerian tersebut. Bantuan juga dilengkapi dengan 2.000 liter minyak goreng sebagai dukungan tambahan selama Ramadan.
Penyerahan secara simbolik dilakukan oleh Ahmad Rusdi dan Mayerfas yang merupakan VIP internal YMSM. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Armanatha Nasir, di kantor kementerian tersebut di Jakarta.
Program ini dinilai memiliki makna penting karena menyentuh dua institusi negara yang memiliki peran strategis, baik dalam bidang pertahanan maupun diplomasi internasional. Kehadiran mushaf Alquran diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi moral bagi para pejabat dan aparat negara.
Program Wakaf Alquran yang Berjalan Sejak 2008
Ketua Umum YMSM, Saleh Husin, menyampaikan bahwa kegiatan wakaf Alquran merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk memperkuat kualitas keimanan masyarakat Indonesia.
Ia menilai nilai universal yang terkandung dalam Alquran memiliki relevansi besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai tersebut juga dapat menjadi landasan dalam memperkuat peran Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.
"Kami berharap mushaf Alquran yang diwakafkan dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk kegiatan tadarus maupun pendalaman nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga dapat memberikan inspirasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa," ujarnya, Jumat (13/3)
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas distribusi kitab suci, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, dan kebersamaan di masyarakat.
YMSM selama ini dikenal sebagai wadah praktik keislaman di lingkungan Sinar Mas yang mengedepankan nilai keterbukaan dan moderasi. Yayasan ini aktif membangun komunikasi dengan berbagai tokoh masyarakat, lembaga sosial, dan organisasi keagamaan.
Selain fokus pada kegiatan internal perusahaan, YMSM juga berupaya memperluas dampak sosial melalui berbagai program kemasyarakatan. Program tersebut mencakup kegiatan pendidikan, sosial keagamaan, hingga kegiatan kemanusiaan.
Program wakaf Alquran sendiri telah berjalan cukup lama. Inisiatif ini dimulai sejak tahun 2008 dengan dukungan dari APP Group yang merupakan bagian dari ekosistem bisnis Sinar Mas.
Sejak pertama kali diluncurkan, program tersebut telah menyalurkan sekitar 1,4 juta mushaf Alquran ke berbagai wilayah di Indonesia. Distribusi dilakukan secara bertahap melalui jaringan unit bisnis Sinar Mas yang tersebar di banyak daerah.
Penyaluran tidak hanya difokuskan pada lembaga keagamaan. Mushaf Alquran juga diberikan kepada institusi pendidikan, komunitas masyarakat, hingga kesatuan TNI dan Polri di berbagai wilayah.
Upaya tersebut bahkan menjangkau daerah terpencil dan wilayah terluar Nusantara. Dengan pendekatan ini, YMSM berharap akses terhadap Alquran dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Indonesia.
Melalui program wakaf yang terus berkelanjutan, Sinar Mas berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter bangsa. Nilai keimanan dan kemanusiaan yang terkandung dalam Alquran diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.
(tim)





























