Pengguna Whoop dapat menjadwalkan kunjungan laboratorium Quest Diagnostics melalui aplikasi Whoop, dan hasilnya mencakup rencana tindakan yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Berbeda dengan banyak tes darah lainnya, panel baru ini tidak ditanggung oleh asuransi.
Whoop menggunakan data tersebut untuk menginformasikan metrik pengguna yang dikumpulkan dari perangkat Whoop, membantu menghitung area seperti pemulihan, beban, tidur, dan stres.
Tahun lalu, CEO Whoop, Will Ahmed, mengatakan bahwa upaya pengujian darah menandai langkah besar menuju transformasi penawaran perusahaan menjadi “sistem operasi kesehatan.” Perusahaan memandang kesehatan perempuan sebagai area pertumbuhan yang signifikan, berdasarkan upaya sebelumnya seperti pelacakan periode menstruasi, ovulasi, dan gejala siklus. Perempuan mewakili jumlah anggota Whoop yang terus meningkat, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 150%, menurut perusahaan.
Perempuan juga berinteraksi dengan alat bimbingan berteknologi AI milik perusahaan tersebut sekitar 30% lebih banyak daripada anggota pria untuk mendapatkan umpan balik terkait latihan dan kesehatan secara keseluruhan, tambah perusahaan tersebut. Perusahaan yang berbasis di Boston, AS, ini juga meluncurkan fitur “Hormonal Symptom Insights and Predictions” yang dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang siklus menstruasi pengguna, seperti tren periode menstruasi dan jendela waktu.
Kabar ini datang seminggu setelah Whoop mengumumkan rencana ekspansi bisnis yang lebih luas, termasuk dengan meningkatkan jumlah karyawan hingga 75% tahun ini. Whoop tidak mengenakan biaya tahap awal untuk gelang kebugarannya. Sebaliknya, perusahaan mendapatkan pendapatan dari rencana keanggotaan wajib, yang dapat mencapai US$359/tahun, serta fitur baru seperti tes darah.
Bulan lalu, produsen cincin pintar Oura Health Oy mengumumkan model bahasa besar (LLM) pertama yang dirancang khusus untuk kesehatan perempuan. Apple Inc. juga menawarkan pelacakan kesehatan wanita yang canggih, termasuk pelacakan menstruasi dan ovulasi, sementara Garmin Ltd. memungkinkan pengguna melacak fitur perimenopause dan menopause dalam aplikasinya.
(bbn)

























