Logo Bloomberg Technoz

Sebagian besar portofolio tersebut berasal dari pembiayaan sosial atau social loans. Hingga akhir 2025, BRI menyalurkan social loans sebesar Rp718,7 triliun yang difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki dampak sosial luas.

Pembiayaan ini mencakup berbagai program, mulai dari pembiayaan mikro, pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah, hingga pembiayaan perumahan bersubsidi bagi masyarakat.

Melalui pembiayaan tersebut, BRI berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan kesempatan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pembiayaan sosial, BRI juga aktif menyalurkan pembiayaan ramah lingkungan atau green loans. Hingga Desember 2025, portofolio green loans BRI tercatat mencapai Rp93,2 triliun.

Pembiayaan hijau tersebut disalurkan pada berbagai proyek yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Proyek tersebut mencakup sektor energi terbarukan, efisiensi energi, serta pengendalian polusi.

Selain itu, pembiayaan juga diarahkan pada pengelolaan lahan berkelanjutan, transportasi hijau, pengembangan produk ramah lingkungan, serta pembangunan green building.

Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan

Penguatan pembiayaan berkelanjutan juga didukung oleh strategi pendanaan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Dalam hal ini, BRI mengembangkan skema Sustainable Wholesale Funding sebagai salah satu sumber pendanaan.

Hingga akhir Desember 2025, total Sustainable Wholesale Funding BRI tercatat mencapai Rp45,6 triliun. Skema pendanaan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat pembiayaan yang mendukung ekonomi hijau.

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian penting dari arah strategis jangka panjang perusahaan.

Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat ketahanan model bisnis perusahaan.

“Secara keseluruhan, pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan di BRI tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Bank. Integrasi tersebut memperkuat ketahanan bisnis, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta memberikan nilai tambah sosial dan lingkungan bagi seluruh stakeholders,” ungkapnya.

Strategi keberlanjutan yang diterapkan BRI juga selaras dengan agenda pembangunan nasional. Pemerintah Indonesia saat ini mendorong berbagai kebijakan yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Agenda tersebut tercermin dalam visi pembangunan nasional yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Dalam konteks ini, peran sektor perbankan menjadi sangat penting. Lembaga keuangan memiliki kemampuan untuk mengarahkan aliran pembiayaan menuju sektor-sektor yang mendukung keberlanjutan.

BRI menilai pendekatan ini dapat membantu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Pembiayaan yang tepat sasaran diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Komitmen BRI terhadap prinsip keberlanjutan juga mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional yang menilai kinerja Environmental Social and Governance perusahaan.

Dalam penilaian Corporate Sustainability Assessment 2025 yang dilakukan oleh S&P Global, BRI memperoleh skor 74 dari 100. Hasil tersebut menunjukkan kinerja yang positif dalam pengelolaan aspek keberlanjutan perusahaan.

Selain itu, BRI juga tercatat sebagai anggota Sustainability Yearbook selama empat tahun berturut turut pada periode 2023 hingga 2026.

Pengakuan juga datang dari lembaga pemeringkat ESG lainnya. Sustainalytics menempatkan BRI dalam kategori Low ESG Risk yang menunjukkan tingkat risiko ESG yang relatif rendah.

Sementara itu, lembaga pemeringkat MSCI memberikan peringkat A kepada BRI. Peringkat tersebut mencerminkan kualitas pengelolaan aspek lingkungan sosial dan tata kelola perusahaan yang dinilai baik.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, BRI optimistis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui penguatan pembiayaan sosial dan pembiayaan hijau, BRI berupaya menghadirkan model bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

(tim)

No more pages