Logo Bloomberg Technoz

Cadangan Pertamina

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Perusahaan Pertamina Arya Dwi Paramita mengklaim stok BBM yang dimiliki perseroan dalam kondisi aman, melebihi batas minimum nasional.

Akan tetapi, Arya enggan mengungkapkan data terbaru kondisi cadangan stok BBM Pertamina guna menghindari aksi spekulan.

Dia hanya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu melakukan aksi pembelian BBM secara berlebihan sebab stok BBM Pertamina terjaga.

“Terkait dengan stok kami pastikan itu adalah kondisi aman,” kata Arya dalam kesempatan yang sama.

“Untuk masyarakat mohon untuk tidak perlu panik karena semua sudah disiapkan sebaik mungkin dan tentunya tidak ada SPBU kami yang tidak melayani masyarakat. Kami terus berupaya untuk yang terbaik,” tegasnya.

Sejumlah masyarakat dikabarkan melakukan aksi pembelian berlebihan atau panic buying BBM, usai pemerintah menyebut cadangan BBM nasional mencapai 23 hari di tengah kondisi konflik di Timur Tengah.

Dalam video yang beredar di media sosial, masyarakat yang disebut-sebut berada di Aceh berbondong-bondong mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero).

Bahkan, dalam video yang beredar itu disebutkan bahwa antrean kendaraan masyarakat sudah mencapai 1 kilometer (km).

Sebelumnya, Menteri ESDM  Bahlil Lahadalia mengklaim harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tidak bakal mengalami kenaikan harga setidaknya hingga Idulfitri 2026, meskipun harga minyak mentah dunia sudah menembus level US$100/barel.

Bahlil menyatakan Kementerian ESDM sedang melakukan kajian ihwal dampak kenaikan harga minyak mentah dunia akibat efek domino krisis Iran tersebut terhadap harga BBM domestik.

Akan tetapi, dia memastikan harga BBM bersubsidi bakal tetap ditahan pemerintah dalam periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Selain itu, dia mengklaim stok BBM Indonesia dalam kondisi yang terjaga.

“Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok enggak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah, kita lagi akan meng-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif,” kata Bahlil kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).

“Akan tetapi, sekali lagi saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini insyallah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi,” ungkapnya.

Adapun, per akhir pekan lalu, status cadangan BBM nasional tercatat tahan selama 23 hari, masih di bawah standar Badan Energi Nasional atau International Energy Agency (IEA) 90 hari cadangan minyak mentah atau produk BBM.

Sementara itu berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN), impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.

Antara lain Nigeria sekitar 25%, Angola 21%, Saudi Arabia sekitar 19%, Brasil 9%, Australia 8%, serta sejumlah negara lainnya seperti Gabon, AS, dan Malaysia. 

Untuk impor BBM, berdasarkan data Kementerian ESDM, pada 2025 Indonesia tercatat mengimpor BBM paling banyak dari Singapura dan Malaysia.

(azr/wdh)

No more pages