Logo Bloomberg Technoz

“Tender crude maupun produk merupakan kegiatan rutin Pertamina sebagai salah satu source untuk memenuhi ketahanan energi nasional, baik untuk kebutuhan di kilang maupun distribusi energi,” kata Baron ketika dihubungi, Senin (9/3/2026).

“Pertamina berupaya menjaga pasokan dan distribusi BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sejarah Cadangan Minyak di Indonesia (Bloomberg Technoz)

Pasokan Terjaga

Ditemui di tempat terpisah hari ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pasokan BBM nasional dalam kondisi terjaga, hal tersebut diungkapkan menanggapi tender yang dilakukan Pertamina.

“Pasokan gak ada masalah. Untuk puasa dan hari raya Idulfitri semuanya terjamin, enggak ada masalah ya,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).

Adapun, pencarian kargo BBM oleh Pertamina tersebut dilakukan ketika harga minyak dunia memanas.

Per hari ini saja, harga Brent untuk pengiriman Mei naik 17% menjadi US$108,42/barel pada pukul 9 pagi di Singapura, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 19% menjadi US$108,33/barel. Harga berjangka melonjak hingga rekor 36% pekan lalu.

Harga Minyak Dunia (Sumber: Bloomberg)

Namun, dalam dokumen tender yang dilihat Bloomberg, kargo solar atau diesel atau gasoil dengan kadar sulfur 0,25% tersebut untuk jadwal pengiriman 28—30 Maret 2026.

Satu kargo akan dikirim dengan basis cost and freight (CFR) ke Kilang Tuban, Jawa Timur dan kargo lainnya dengan basis CFR ke Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan.

“Masing-masing kargo ~200.000 barel, satu dengan basis CFR Tuban dan kargo lainnya CFR IBT Pulau Laut. Batas akhir penawaran jam 10 pagi waktu Jakarta pada 9 Maret, berlaku sampai jam 6 sore keesokan harinya,” sebagaimana tertulis dalam laporan Bloomberg, Senin (9/3/2026).

Di sisi lain, dua kargo bensin RON 98 masing-masing sebesar 35.000 barel dilakukan lelang untuk pengiriman April 2026.

Kargo pertama dijadwalkan tiba pada 3—5 April dengan basis CFR atau delivered at place (DAP) di Tanjung Uban, Kepulauan Riau. Sementara itu, kargo kedua dijadwalkan tiba pada 5—7 April dengan basis CFR atau DAP di Jakarta.

Batas akhir penawaran yang diajukan adalah hari ini Senin (9/3/2026) pukul 11:00 WIB dan penawaran tersebut tetap valid hingga 18:00 WIB keesokan harinya.

“PT Pertamina sedang mencari dua kargo bensin RON 98 berukuran ~35.000 barel untuk pengiriman April. Kargo pertama CFR/DAP Tanjung Uban 3—5 April, kargo kedua CFR/DAP Jakarta 5—7 April,” tulis Bloomberg.

Menanggapi itu, praktisi senior di industri migas Hadi Ismoyo menduga tender tersebut dilakukan melalui pasar spot. Alasannya, volume yang dibeli hanya ratusan ribu barel, tidak seperti melalui kontrak jangka panjang yang volumenya umumnya lebih dari 1 juta barel.

Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) tersebut menduga tender dilakukan sebagai antisipasi pasokan BBM dalam negeri gegara penutupan Selat Hormuz, terlebih terdapat dua tanker pertamina yang tertahan di Teluk Persia.

“Menurut saya antisipasi stok BBM karena Selat Hormuz ditutup, jadi justifikasinya cukup valid. Karena ada 2 tanker Pertamina yg tertahan di Teluk Persia. Dan mencari pengganti crude butuh waktu. Sehingga langkah shortcut beli produk untuk mengamankan stok BBM,” kata Hadi ketika dihubungi, Senin (9/3/2026).

(azr/wdh)

No more pages