Bandara tersebut juga menjadi tujuan utama favorit dengan jumlah mencapai 3,18 juta penumpang.
Di samping itu, lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni yang merupakan pelabuhan penyeberangan asal dan tujuan pemudik.
Dudy juga meminta Banten untuk siaga dalam perlintasan sebidang dengan jumlah mencapai 157 titik, serta titik rawan bencana banjir juga tanah longsor.
"Ini dilakukan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan untuk peningkatan pengawasan perlintasan di Banten. Wilayah perlintasan padat yaitu jalan arteri dari dan ke kawasan Pelabuhan Merak yang melewati pelintasan sebidang, diharapkan menjadi prioritas pengamanan selama masa mudik."
Kemenhub sendiri sebelumnya memprediksi sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik selama periode libur Lebaran 2026 lewat hasil survei angkutan lebaran yang dilakukan pada Kamis (12/2/2026).
Dudy mengatakan, proyeksi tersebut mengalami penurunan 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya yang masih 146 juta orang. Namun, realisasi perjalanan mencapai 154 juta orang.
Kemenhub telah mempersiapkan sarana angkutan Lebaran di antaranya 31.345 unit bus, 829 unit kapal, 2.683 unit sarana kereta api, 392 unit pesawat, serta 255 unit kapal penyeberangan.
"Kami sudah mulai dan akan terus berjalan untuk memastikan bahwa mode transportasi yang akan digunakan selama masa Angkutan Lebaran adalah yang laik jalan,” kata Dudy, belum lama ini.
(ibn/wdh)




























