Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026
Wacana BUMN Tekstil Dinilai Prematur, Pengusaha Minta Kaji Ulang
Sultan Ibnu Affan
12 February 2026 18:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan pelaku industri tekstil menilai rencana pemerintah yang ingin membentuk BUMN yang bergerak dalam industri tekstil menjadi sebuah pemikiran atau ide yang cukup prematur.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)Danang Girindrawardana mengatakan, pasalnya, rencana itu tidak diiringi dengan peta jalan atau roadmap yang jelas.
"Kami percaya itu ide yang prematur, belum dibukukan. Kita menyarankan pemerintah agar mengkaji ulang pemikiran terkait pendirian BUMN itu," ujar Danang saat ditemui usai acara Bloomberg Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Danang mengatakan, bisnis industri tekstil merupakan sebuah bisnis yang terbilang memiliki nilai keuntungan yang relatif kecil ketimbang bisnis di sektor lain.
Apalagi, kata dia, perusahaan pelat merah yang berjumlah ribuan belakangan juga hanya mampu berkontribusi terhadap penerimaan negara lewat dividen sebesar Rp85 triliun.




























