Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026

API Khawatir Kehadiran BUMN Tekstil Akan Jadi Predator Industri

Sultan Ibnu Affan
12 February 2026 19:10

Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai kehadiran BUMN Tekstil yang tengah direncanakan oleh pemerintah akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri dalam negeri.

Direktur Eksekutif API Danang Girindrawardana mengkhawatirkan, perusahaan pelat merah tersebut akan menjadi pemain dominan dalam rantai pasok industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di dalam negeri lantaran dilindungi oleh negara.

"Kami sebut ini akan menjadi predatory industry gitu. Pemerintah justru memakan industri-industri swasta melalui monster yang namanya BUMN itu," ujar Danang saat ditemui usai acara Bloomberg Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026).


Dengan begitu, kata Danang, bukan tidak mungkin BUMN tekstil tersebut akan dengan mudah mengambil pangsa pasar produk tekstil swasta di dalam negeri yang saat ini juga tengah mengalami tekanan.

"Ketika pemerintah melahirkan BUMN dengan modal yang sangat besar dan dilindungi negara, ini akan menjadi dominan di market pengadaan barang dan jasa pemerintah, seperti seragam dan lainnya," tutur dia.