Logo Bloomberg Technoz

Dalam persaingan, perusahaan semakin intensif mencari pendanaan. Hal yang memicu aksi mengelola belanja modal yang anomali, kata Andrew Dassori, Kepala Investasi di Wavelength Capital Management LLC.

“Hal ini adalah transisi besar, dan sangat kritis ketika mempertimbangkan potensi risiko dan imbal hasil untuk obligasi korporasi di AS,” jelas Dassori dikutip dari Bloomberg News.

Demi pertaruhan di sektor AI Alphabet sebelumnya telah melaporkan rencana penggelontoran belanja modal US$185 miliar di 2026, menjadi yang terbesar dalam tiga tahun terakhir.

Induk Google menekankan bahwa ambisi belanja jor-joran tersebut sejalan dengan target meningkatkan pendapatan. Pasalnya, AI mendorong lebih banyak pencarian online. 

JPMorgan Chase & Co., Goldman Sachs Group Inc., dan Bank of America Corp., menjadi mitra yang melaksanakan penjualan obligasi dolar AS.

Belanja modal untuk kecerdasan buatan, infrastruktur cloud, dan pusat data diperkirakan akan mencapai US$3 triliun secara total pada tahun 2029, menurut perkiraan Bloomberg Intelligence.

Lonjakan belanja modal jumbo perusahaan penyedia layanan komputasi awan atau cloud, kenal dengan hyperscalers, seperti Alphabet tahun 2026.

(wep)

No more pages