Logo Bloomberg Technoz

Pandu menyebut istilah saham gorengan kerap merujuk pada kondisi saham yang tidak layak investasi atau uninvestability sebagaimana digunakan oleh MSCI, yakni saham dengan valuasi yang dinilai tidak masuk akal oleh investor global. Ia mencontohkan rasio valuasi seperti price to earnings, EV to sales, maupun EV to EBITDA yang bisa mencapai level sangat tinggi hingga ribuan kali.

Menurut Pandu, persepsi tersebut banyak datang dari investor asing yang mempertanyakan kewajaran valuasi saham-saham tertentu di BEI. Namun ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak semata-mata bisa dibebankan kepada pelaku pasar atau emiten.

“Dan itu banyakan memang masukan-masukan dari investor-investor asing yang merasa kok ini bisa valuasi price to earning bisa sampai ribuan lebih. Jadi sebenarnya lebih kalau disebut bahasa saham gorengan itu kesana. Tapi yang saya bilang juga, yang saya sebut 2 hari terakhir, don't hate the player, hate the game,” imbuhnya.

(dhf)

No more pages