Logo Bloomberg Technoz

"Indeks MSCI Indonesia saat ini terdiskon dengan forward P/E di 11,3 kali. Ini terdiskon 20% dibandingkan indeks emerging market lainnya," tulis Morgan Stanley.

Mengutip Bloomberg News, Strategist Citigriup Inc Ferry Wong menyebut pergantian jabatan di BEI dan OJK adalah hal yang positif. Kepemimpinan baru memiliki pengalaman di bidang perdagangan, kliring, setelmen, dan kustodian.

"Kami melihat respons kebijakan yang terkoordinasi, kredibel, dan tepat waktu. Ini menurunkan risiko outflow yang lebih besar," sebutnya.

Menurut Ferry, koreksi dalam jangka pendek mungkin masih akan terjadi. Namun reformasi ditambah dengan arus modal dalam negeri yang masih kuat sepertinya akan membuat sentimen MSCI hanya sementara.

Dari sisi eksternal, IHSG menghadapi tekanan dari perkembangan di Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai calon Gubernur Federal Reserve, yang akan menggantikan Jerome 'Jay' Powell.

Warsh dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap inflasi. Di bawah komando Warsh, pasar menilai The Fed akan sulit melonggarkan kebijakan moneter saat inflasi masih dipandang tinggi, belum bergerak menuju target 2%.

Artinya, suku bunga acuan akan sulit untuk dipangkas. Ini membuat aset-aset di Negeri Paman Sam menjadi menarik, karena menawarkan imbalan tinggi.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun pun naik menjadi 4,25%. Ini membuat aset-aset berisiko di negara berkembang menjadi kurang menarik.

(aji)

No more pages