Tanah longsor melanda Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Hingga Sabtu (24/1) pukul 19.00 WIB, korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan berjumlah sembilan jiwa. Lima korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara empat korban lainnya masih dalam proses identifikasi. Selain itu, tim SAR juga menemukan dua bagian tubuh korban yang masih dalam proses identifikasi.
Tim SAR hingga saat ini masih melanjutkan pencarian terhadap 80 orang yang dinyatakan hilang. Jumlah tersebut bersifat sementara dan masih akan terus diverifikasi di lapangan oleh tim gabungan.
Selain korban jiwa, longsor juga menimbun lebih dari 30 unit rumah warga. Untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, sebanyak 230 warga di sekitar lokasi kejadian mengungsi ke tempat yang lebih aman, yakni di GOR dan Aula Desa.
Subang
Di Kabupaten Subang, banjir merendam 3.355 unit rumah warga yang tersebar di 21 desa pada 9 kecamatan pada Kamis (22/1). Sebanyak 9.491 jiwa terdampak dan 957 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi.
Selain rumah, banjir juga merendam 3 unit sekolah, 14 unit fasilitas ibadah, serta 27 hektare sawah. Ketinggian air berkisar antara 10 hingga 150 sentimeter. Hingga Sabtu (24/1/2026), banjir dilaporkan belum surut dengan ketinggian air yang relatif sama.
Majalengka
Di Kabupaten Majalengka, hujan deras yang terjadi terus menerus selama lima jam memicu banjir dan longsor di 39 titik yang tersebar di 28 desa pada Jumat (23/1). Sebanyak 318 kepala keluarga terdampak peristiwa tersebut. Jumlah warga yang mengungsi masih dalam pendataan.
Selain itu, 318 unit rumah dan 50 hektare sawah dilaporkan terendam. Tidak ada laporan korban meninggal dunia akibat kejadian ini.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Majalengka bersama tim gabungan masih melakukan penanganan darurat berupa pembersihan material longsoran.
Indramayu
Kabupaten Indramayu juga tidak luput dari bencana banjir. Hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan Sungai Cimanuk yang merendam permukiman warga pada Sabtu (24/1).
Sebanyak 90 unit rumah di Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon dilaporkan terdampak. BPBD Kabupaten Indramayu segera berkoordinasi dengan BBWS untuk mendatangkan alat berat dalam upaya penambahan tanggul serta menutup pintu air yang rusak.
Trenggalek
Selain Jawa Barat, cuaca ekstrem juga melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Timur. Di Kabupaten Trenggalek pada Sabtu (24/1), angin kencang menyebabkan ranting pohon mahoni di pinggir jalan Desa Sukorame tumbang dari ketinggian sekitar 15 meter dan menimpa warga yang berada di bawahnya.
Korban dilaporkan meninggal dunia dan segera dibawa ke Puskesmas Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.
Pasuruan
Pada hari yang sama, angin kencang juga melanda Kabupaten Pasuruan. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah mengalami rusak berat dan sebelas unit rumah lainnya rusak ringan. Kejadian ini terjadi di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, serta Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari.
BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan asesmen dampak di lokasi kejadian. Saat ini, kondisi di wilayah terdampak dilaporkan telah kembali kondusif.
(lav)




























