Namun, untuk benar-benar memahami nilai dividen, investor perlu menguasai cara menghitung DPS dan dividend yield secara objektif.
Jenis-Jenis Dividen Saham yang Perlu Diketahui
Sebelum masuk ke rumus perhitungan, penting bagi investor untuk mengenal jenis dividen saham, antara lain:
-
Dividen Tunai (Cash Dividend)
Dividen yang dibayarkan dalam bentuk uang tunai ke rekening investor. -
Dividen Saham (Stock Dividend)
Dividen yang dibagikan dalam bentuk saham tambahan. -
Dividen Interim
Dividen yang dibagikan sebelum tahun buku berakhir. -
Dividen Final
Dividen yang dibagikan setelah laporan keuangan tahunan disahkan.
Jenis dividen ini tidak memengaruhi rumus dasar perhitungan, tetapi penting untuk strategi investasi.
Rumus Dasar Menghitung Dividen Saham
1. Rumus Dividen per Lembar Saham (Dividend Per Share/DPS)
DPS menunjukkan besarnya dividen yang diterima investor untuk setiap satu lembar saham yang dimiliki.
Rumus DPS:
DPS = Total Dividen / Jumlah Saham Beredar
Rumus ini menjadi dasar utama untuk menghitung pendapatan dividen investor.
2. Rumus Total Dividen yang Diterima Investor
Setelah mengetahui DPS, investor dapat menghitung total dividen yang akan diterima.
Rumus Total Dividen:
Total Dividen = DPS × Jumlah Saham yang Dimiliki
Nilai ini biasanya masih bersifat kotor (sebelum pajak dividen).
3. Rumus Dividend Yield
Dividend yield digunakan untuk mengukur persentase imbal hasil dividen terhadap harga saham saat ini.
Rumus Dividend Yield:
Dividend Yield (%) = (DPS / Harga Saham Saat Ini) × 100%
Dividend yield membantu investor membandingkan daya tarik saham satu dengan yang lain.
Langkah-Langkah Menghitung Dividen Saham secara Sistematis
Langkah 1: Kumpulkan Informasi Dividen Perusahaan
Investor perlu mengetahui beberapa data penting, seperti:
-
Total dividen yang dibagikan
-
Dividend Payout Ratio (DPR)
-
Laba bersih perusahaan
-
Jumlah saham beredar
-
Harga saham terkini
Informasi ini dapat ditemukan di laporan keuangan, keterbukaan informasi BEI, atau pengumuman resmi emiten.
Langkah 2: Hitung Total Dividen yang Dibagikan Perusahaan
Jika perusahaan mengumumkan DPR, maka total dividen dapat dihitung dari laba bersih.
Rumus:
Total Dividen = Laba Bersih × DPR
Contoh:
-
Laba bersih: Rp10 miliar
-
DPR: 40%
Total dividen = Rp10 miliar × 40% = Rp4 miliar
Langkah 3: Hitung Dividen per Lembar Saham (DPS)
Setelah mengetahui total dividen, langkah selanjutnya adalah menghitung DPS.
Contoh:
-
Total dividen: Rp4 miliar
-
Saham beredar: 10 juta lembar
DPS = Rp4 miliar / 10 juta = Rp400 per saham
Langkah 4: Hitung Dividen yang Diterima Investor
Investor tinggal mengalikan DPS dengan jumlah saham yang dimiliki.
Contoh:
-
DPS: Rp400
-
Saham dimiliki: 1.000 lembar
Total dividen = 1.000 × Rp400 = Rp400.000 (sebelum pajak)
Contoh Lengkap Perhitungan Dividen Saham
Data Skenario:
-
Laba bersih perusahaan: Rp10 miliar
-
Dividend Payout Ratio: 40%
-
Saham beredar: 10 juta lembar
-
Saham milik investor: 1.000 lembar
-
Harga saham saat ini: Rp5.000
Hasil Perhitungan:
-
Total dividen perusahaan: Rp4 miliar
-
DPS: Rp400 per saham
-
Dividen diterima investor: Rp400.000
-
Dividend yield: 8%
Perhitungan ini membantu investor melihat potensi pendapatan sekaligus efisiensi investasinya.
Cara Menghitung Dividend Yield dengan Mudah
Dividend yield menunjukkan seberapa besar imbal hasil dividen dibandingkan harga saham.
Langkah Menghitung Dividend Yield:
-
Tentukan dividen tahunan per saham
-
Tentukan harga saham saat ini
-
Masukkan ke rumus dividend yield
Contoh:
-
Dividen tahunan: Rp500
-
Harga saham: Rp10.000
Dividend yield = (Rp500 / Rp10.000) × 100% = 5%
Apa Makna Dividend Yield bagi Investor?
Dividend yield memiliki fungsi strategis bagi investor, antara lain:
-
Membandingkan imbal hasil antar saham
-
Menilai potensi pendapatan pasif
-
Menentukan saham yang cocok untuk strategi dividen
-
Mengukur efisiensi harga saham terhadap dividen
Namun, investor perlu berhati-hati. Dividend yield tinggi tidak selalu berarti saham tersebut berkualitas. Yield yang tinggi bisa disebabkan oleh penurunan harga saham akibat kinerja perusahaan yang memburuk.
Memahami rumus dan cara menghitung dividen saham, DPS, serta dividend yield merupakan keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap investor. Dengan perhitungan yang akurat, investor dapat:
-
Mengetahui potensi pendapatan dividen secara realistis
-
Membandingkan saham dengan lebih objektif
-
Menyusun strategi investasi jangka panjang yang terukur
-
Mengelola portofolio dengan lebih percaya diri
Baik investor pemula maupun berpengalaman, kemampuan menghitung dividen secara mandiri akan membantu mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis data. Dengan pemahaman yang tepat, dividen bukan sekadar angka, melainkan alat strategis untuk membangun kekayaan secara berkelanjutan.
(seo)























