Logo Bloomberg Technoz

Namun, untuk benar-benar memahami nilai dividen, investor perlu menguasai cara menghitung DPS dan dividend yield secara objektif.

Jenis-Jenis Dividen Saham yang Perlu Diketahui

Sebelum masuk ke rumus perhitungan, penting bagi investor untuk mengenal jenis dividen saham, antara lain:

  1. Dividen Tunai (Cash Dividend)
    Dividen yang dibayarkan dalam bentuk uang tunai ke rekening investor.

  2. Dividen Saham (Stock Dividend)
    Dividen yang dibagikan dalam bentuk saham tambahan.

  3. Dividen Interim
    Dividen yang dibagikan sebelum tahun buku berakhir.

  4. Dividen Final
    Dividen yang dibagikan setelah laporan keuangan tahunan disahkan.

Jenis dividen ini tidak memengaruhi rumus dasar perhitungan, tetapi penting untuk strategi investasi.

Rumus Dasar Menghitung Dividen Saham

1. Rumus Dividen per Lembar Saham (Dividend Per Share/DPS)

DPS menunjukkan besarnya dividen yang diterima investor untuk setiap satu lembar saham yang dimiliki.

Rumus DPS:

DPS = Total Dividen / Jumlah Saham Beredar

Rumus ini menjadi dasar utama untuk menghitung pendapatan dividen investor.

2. Rumus Total Dividen yang Diterima Investor

Setelah mengetahui DPS, investor dapat menghitung total dividen yang akan diterima.

Rumus Total Dividen:

Total Dividen = DPS × Jumlah Saham yang Dimiliki

Nilai ini biasanya masih bersifat kotor (sebelum pajak dividen).

3. Rumus Dividend Yield

Dividend yield digunakan untuk mengukur persentase imbal hasil dividen terhadap harga saham saat ini.

Rumus Dividend Yield:

Dividend Yield (%) = (DPS / Harga Saham Saat Ini) × 100%

Dividend yield membantu investor membandingkan daya tarik saham satu dengan yang lain.

Langkah-Langkah Menghitung Dividen Saham secara Sistematis

Ilustrasi Rumus Menghitung Persen (Envato)

Langkah 1: Kumpulkan Informasi Dividen Perusahaan

Investor perlu mengetahui beberapa data penting, seperti:

  • Total dividen yang dibagikan

  • Dividend Payout Ratio (DPR)

  • Laba bersih perusahaan

  • Jumlah saham beredar

  • Harga saham terkini

Informasi ini dapat ditemukan di laporan keuangan, keterbukaan informasi BEI, atau pengumuman resmi emiten.

Langkah 2: Hitung Total Dividen yang Dibagikan Perusahaan

Jika perusahaan mengumumkan DPR, maka total dividen dapat dihitung dari laba bersih.

Rumus:

Total Dividen = Laba Bersih × DPR

Contoh:

  • Laba bersih: Rp10 miliar

  • DPR: 40%

Total dividen = Rp10 miliar × 40% = Rp4 miliar

Langkah 3: Hitung Dividen per Lembar Saham (DPS)

Setelah mengetahui total dividen, langkah selanjutnya adalah menghitung DPS.

Contoh:

  • Total dividen: Rp4 miliar

  • Saham beredar: 10 juta lembar

DPS = Rp4 miliar / 10 juta = Rp400 per saham

Langkah 4: Hitung Dividen yang Diterima Investor

Investor tinggal mengalikan DPS dengan jumlah saham yang dimiliki.

Contoh:

  • DPS: Rp400

  • Saham dimiliki: 1.000 lembar

Total dividen = 1.000 × Rp400 = Rp400.000 (sebelum pajak)

Contoh Lengkap Perhitungan Dividen Saham

Data Skenario:

  • Laba bersih perusahaan: Rp10 miliar

  • Dividend Payout Ratio: 40%

  • Saham beredar: 10 juta lembar

  • Saham milik investor: 1.000 lembar

  • Harga saham saat ini: Rp5.000

Hasil Perhitungan:

  • Total dividen perusahaan: Rp4 miliar

  • DPS: Rp400 per saham

  • Dividen diterima investor: Rp400.000

  • Dividend yield: 8%

Perhitungan ini membantu investor melihat potensi pendapatan sekaligus efisiensi investasinya.

Cara Menghitung Dividend Yield dengan Mudah

Dividend yield menunjukkan seberapa besar imbal hasil dividen dibandingkan harga saham.

Langkah Menghitung Dividend Yield:

  1. Tentukan dividen tahunan per saham

  2. Tentukan harga saham saat ini

  3. Masukkan ke rumus dividend yield

Contoh:

  • Dividen tahunan: Rp500

  • Harga saham: Rp10.000

Dividend yield = (Rp500 / Rp10.000) × 100% = 5%

Apa Makna Dividend Yield bagi Investor?

Dividend yield memiliki fungsi strategis bagi investor, antara lain:

  • Membandingkan imbal hasil antar saham

  • Menilai potensi pendapatan pasif

  • Menentukan saham yang cocok untuk strategi dividen

  • Mengukur efisiensi harga saham terhadap dividen

Namun, investor perlu berhati-hati. Dividend yield tinggi tidak selalu berarti saham tersebut berkualitas. Yield yang tinggi bisa disebabkan oleh penurunan harga saham akibat kinerja perusahaan yang memburuk.

Memahami rumus dan cara menghitung dividen saham, DPS, serta dividend yield merupakan keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap investor. Dengan perhitungan yang akurat, investor dapat:

  • Mengetahui potensi pendapatan dividen secara realistis

  • Membandingkan saham dengan lebih objektif

  • Menyusun strategi investasi jangka panjang yang terukur

  • Mengelola portofolio dengan lebih percaya diri

Baik investor pemula maupun berpengalaman, kemampuan menghitung dividen secara mandiri akan membantu mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis data. Dengan pemahaman yang tepat, dividen bukan sekadar angka, melainkan alat strategis untuk membangun kekayaan secara berkelanjutan.

(seo)

No more pages