Logo Bloomberg Technoz

Usai Manuver China, Presiden Taiwan Serukan Penguatan Militer

News
01 January 2026 10:20

Presiden Taiwan Lai Ching-te. (An Rong Xu/Bloomberg)
Presiden Taiwan Lai Ching-te. (An Rong Xu/Bloomberg)

Yian Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemampuan pertahanan setelah China menggelar latihan militer paling agresif dan intrusif yang pernah dilakukan di sekitar pulau demokrasi yang diperintah sendiri tersebut.

“Sikap saya sejak awal jelas, yaitu menjaga kedaulatan nasional secara tegas, memperkuat pertahanan negara, serta meningkatkan ketahanan seluruh elemen masyarakat,” ujar Lai dalam pidato Tahun Baru di Taipei, Kamis (1/1).


“Di tengah ambisi militer China yang semakin serius, Taiwan tidak punya waktu untuk menunggu dan tidak punya waktu untuk terjebak dalam konflik internal,” katanya, sembari menyerukan kepada partai-partai oposisi agar meloloskan usulan anggaran yang berkaitan dengan pertahanan.

Pidato tersebut disampaikan hanya beberapa hari setelah China melancarkan manuver militer di sekitar Taiwan, yang mencakup peluncuran roket serta pergerakan kapal-kapal perang yang memasuki zona tambahan (contiguous zone) Taiwan.