Logo Bloomberg Technoz

Dolar AS itu, kata dia, juga semestinya harus dapat digunakan penyaluran kredit kepada sektor ekonomi dengan sejumlah syarat dan ketentuan. Hal itu diperkirakan dapat membuat pasar menilai ada kebutuhan dolar yang meningkat.

"Pasar akan membaca bahwa kebutuhan dolar Indonesia di masa depan akan meningkat, paling tidak terkait dengan pembayaran bunga. Ketiadaan ini yang menyebabkan rupiah terdepresiasi dalam satu minggu terakhir," jelas dia.

Selain itu, dia juga menyarankan pemerintah untuk menerbitkan global bond, seperti obligasi berdenominasi dolas AR dari BUMN Pertamina maupun PLN, misalnya.

"Ini yang harus dikoherenkan, kalau memang akan ada dolar masuk ke Indonesia, pendalaman pasar juga harus dilakukan. Harus langsung ada prospek proyek dan pinjaman dolar."

Sebelumnya, sebanyak 4 Himbara kompak menaikkan suku bunga counter rate deposito valuta asing atau valas mencapai 4% per tahun. Mereka adalah Bank Mandi, BNI, BRI, dan BTN.

Langkah tersebut sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus menarik penempatan dana dolar Amerika Serikat (AS) di dalam negeri.

Level bunga deposito itu juga lebih besar dibanding batas bunga penjaminan simpanan valas yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yakni 2%.

(lav)

No more pages