Logo Bloomberg Technoz

BGN: 4.700 Porsi Makanan MBG Sebabkan Gangguan Kesehatan

Dinda Decembria
23 September 2025 05:30

Potongan iklan MBG bergaya kartun diduga memakai teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteliigence. (Dok: Tangkapan layar IG @meutya_hafid)
Potongan iklan MBG bergaya kartun diduga memakai teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteliigence. (Dok: Tangkapan layar IG @meutya_hafid)

Bloomberg Technoz, Jakarta -  Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat ada sekitar 4.700 porsi makanan bergizi (MBG) yang menimbulkan gangguan kesehatan, seperti keracunan pada anak di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengutarakan, angka tersebut berdasarkan total 1 miliar porsi MBG yang telah disalurkan sejak awal 2025.

Dadan menjelaskan, kasus-kasus itu tersebar di beberapa daerah, termasuk Indramayu, Menes, Cianjur, Bogor, hingga Banggai. Sejumlah kasus itu melibatkan korban ratusan anak, seperti di Menes (480 orang), Cianjur (254 orang), Bogor (223 orang), dan Banggai (399 orang).


“Total dari seluruh wilayah, ada sekitar 4.700 porsi makan yang menimbulkan gangguan kesehatan terhadap anak. Itu kami sesalkan,” ujar Dadan melalui YouTube BGN, dikutip Selasa (22/09).

Ia menegaskan, beberapa kasus terjadi akibat proses yang tidak sesuai standar, termasuk pergantian pemasok bahan makanan tanpa pengawasan ketat. Kasus di Banggai, misalnya, terjadi setelah pemasok ikan cakalang diganti dan memicu reaksi alergi pada ratusan anak.