Untuk diketahui, Ahmad Erani Yustika merupakan lulusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.
Dia sempat berprofesi sebagai dosen di Universitas Brawijaya sejak 1997, hingga akhirnya menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Pascasarjana Fakultas Ekonomi pada 2007—2009.
Selain itu, ia pernah menjadi Direktur Eksekutif lembaga think tank Institute for Development of Economics and Finance (Indef) pada 2008 hingga 2015.
Lalu, dia sempat menjabat sebagai anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) pada 2010—2013.
Lebih lanjut, pada 1 Juni 2010 dia diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.
Kemudian, dia diangkat sebagai Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) dan Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi pada 2016—2018.
Setelah itu, dia menjadi Staf khusus Presiden bidang ekonomi pada Mei 2018 hingga Oktober 2019.
(azr/wdh)





























