Logo Bloomberg Technoz

Apakah Bank BCA (BBCA) Berencana Kembali Buyback Saham?

Recha Tiara Dermawan
11 September 2025 20:25

Warga bertansaksi di mesin ATM Bank BCA di Jakarta, Rabu (12/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga bertansaksi di mesin ATM Bank BCA di Jakarta, Rabu (12/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memastikan belum memiliki rencana melakukan aksi pembelian kembali saham (buyback) dalam waktu dekat, meski harga saham perseroan telah terkoreksi hampir 19% sepanjang tahun berjalan.

SVP Investor Relations BCA, Rudy Budiardjo yang menjawab hal tersebut di sela-sela Public Expose Live 2025, menegaskan, keputusan buyback terakhir dilakukan pada Maret 2025 ketika terjadi koreksi tajam di pasar.

“Saat ini kami belum memiliki rencana untuk melakukan share buyback lagi. Kita serahkan kepada mekanisme pasar. Untuk referensi, kami baru melakukan share buyback ketika terjadi koreksi di awal tahun, sekitar bulan Maret,” kata Rudy, Kamis (11/9/2025).


Corporate Secretary BCA, I Ketut Alamwang Sawijaya, menambahkan, tekanan jual peda saham BBCA diakui terutama berasal dari investor asing. Namun, momentum tersebut juga diikuti dengan peningkatan partisipasi investor domestik.

“Investor domestik juga mengambil kesempatan dalam kondisi volatile ini, sehingga jumlah investor ritel meningkat hingga sekitar 409 ribu—menunjukkan pergeseran komposisi dari asing ke domestik, hal yang wajar,” ujar Ketut.