Logo Bloomberg Technoz

Raksasa teknologi ini berupaya mempertahankan pelanggan setia pada ponsel pintarnya — penghasil uang terbesar perusahaan — seusai adanya tanda-tanda melambatnya permintaan dalam beberapa tahun terakhir. Apple telah berjuang menghadapi pasar ponsel yang jenuh serta persaingan yang lebih ketat di negara-negara seperti China.

Perusahaan ini pun dinilai tertinggal dalam hal kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan tak menawarkan ponsel lipat — sesuatu yang sudah dijual oleh para pesaing selama bertahun-tahun. Hal ini membuat Apple berada di bawah tekanan yang makin besar untuk menunjukkan bahwa mereka masih mampu berinovasi dan mengembangkan desain-desain mutakhir.

“Desain selalu menjadi hal mendasar bagi kami dan apa yang kami lakukan,” ujar CEO Apple, Tim Cook saat presentasi, menggambarkan jajaran iPhone baru sebagai “lompatan terbesar yang pernah ada” bagi produk tersebut.

Bloomberg sebelumnya melaporkan rencana untuk iPhone Air dan fitur-fitur lainnya. Hal ini menyisakan sedikit kejutan besar selama presentasi pada Selasa (9/9/2025) dan para investor umumnya kecewa. Saham Apple merosot sekitar 1,5% menjadi US$234,35 per lembar atau setara dengan Rp3,8 juta (kurs Rp16.483/US$) per lembar di New York, AS, sehingga penurunan secara year-to-datenya menjadi 6,4%.

Dengan iPhone Air, Apple berusaha meredam kekhawatiran tentang daya tahan baterai yang lebih pendek dengan mengatakan perangkat tersebut memiliki performa “sepanjang hari”. Namun, perusahaan juga memperkenalkan paket baterai magnetik opsional (MagSafe Baterry Pack) seharga US$99 atau sekitar Rp1,6 juta untuk membantu ponsel ini bertahan lebih lama dengan sekali pengisian daya. Ponsel pintar tersebut diklaim mampu memutar video sampai 27 jam, dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max hingga 39 jam. Aksesori baterainya disebut bisa meningkatkan daya tahan iPhone Air sampai 40 jam.

Ponsel itu hanya memiliki satu kamera belakang — dibandingkan dengan iPhone 17 mempunyai dua kamera belakang dan tiga kamera pada iPhone 17 Pro — tetapi penyesuaian perangkat lunak dapat membuatnya beroperasi sebagai dua lensa, kata Apple. iPhone Air pun tidak memiliki speaker di bagian bawah, sehingga output audio hanya terpusat pada satu speaker yang terletak di lubang suara.

Meskipun tidak praktis, nuansa premium dan profil ramping produk ini bisa menarik minat pembeli iPhone yang sudah menunggu perubahan besar soal desain.

Model yang lebih ramping ini memiliki pelindung keramik di kedua sisi ponsel, yang diklaim membuatnya lebih tahan lama. Dan meskipun pesaing Apple, Samsung Electronics Co., memperkenalkan model rampingnya sendiri awal tahun ini — Galaxy S25 Edge — perangkat tersebut sedikit lebih tebal, yaitu 5,8 mm.

iPhone Air menggunakan chip N1, rancangan Apple, untuk Bluetooth dan Wi-Fi. Ada juga versi modem rancangan perusahaan yang lebih cepat — disebut C1X — yang sebelumnya muncul di iPhone 16e yaitu C1.

Ponsel itu menggantikan iPhone 16 Plus, yang sebelumnya dibanderol dengan harga US$899 atau setara dengan Rp14,8 juta. Meskipun harga awal iPhone 17 Pro naik menjadi US$1.099 atau sekitar Rp18,1 juta dari harga iPhone 16 Pro senilai US$999 atau setara dengan Rp16,4 juta, Apple menggandakan kapasitas penyimpanan minimum menjadi 256 gigabyte (GB). Sementara, iPhone 17 tetap dibanderol mulai dari $799 atau sekitar Rp13,1 juta.

Apple juga merilis iPhone 17 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan 2 terabyte (TB) — dua kali lipat dari batas sebelumnya. Perangkat ini dibanderol dengan harga US$1.999 atau setara dengan Rp32,95 juta, menjadikannya iPhone pertama yang mendekati harga US$2.000 atau sekitar Rp32,96 juta.

Model Pro memiliki unibody aluminium, sebuah perubahan dari desain titanium sebelumnya. Bodi ini dilengkapi dengan sistem ruang uap baru untuk pembuangan panas yang lebih baik, kata Apple, sehingga memungkinkan ponsel beroperasi lebih dingin dan mempertahankan kinerja untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sistem kamera pada iPhone 17 Pro telah ditingkatkan dengan menyertakan tiga sensor 48 megapiksel (MP). iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max memiliki dua lensa 48 MP dan komponen ketiganya senilai 12 MP. Ponsel Pro pun menyertakan peningkatan besar pada zoom, yang memungkinkan hingga 8x zoom optik untuk meningkatkan kualitas gambar dan fotografi jarak jauh.

Semua model baru itu memperoleh fitur untuk merekam video secara bersamaan dari kamera depan dan belakang, serta perombakan besar-besaran pada kamera depan.

Daya tahan baterai iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max mendapatkan peningkatan signifikan, dengan tambahan enam jam waktu untuk pemutaran video. Dengan kabel, penggunanya juga dapat mengisi daya hingga 50% dalam 20 menit. Sebelumnya, dibutuhkan waktu setengah jam untuk mencapai itu.

iPhone 17 memiliki layar 6,3 inci, naik dari 6,1 inci pada model sebelumnya, serta dukungan ProMotion, opsi refresh rate tinggi untuk layar yang membuat pengguliran (scroll) dan bermain gim (game) tampak lebih mulus.

iPhone 17 hadir dalam warna lavender, sage, mist blue, putih, dan hitam, sementara model Pro beralih dari warna kalem ke oranye kosmik, biru tua, dan perak. Adapun iPhone Air hadir dalam warna hitam, putih, biru langit, dan emas muda.

Pre-order dimulai pada Jumat (12/9/2025), dan ponsel-ponsel tersebut bakal tersedia di toko-toko pada 19 September mendatang.

(bbn)

No more pages