Premi Lasari menambahkan, penerima yang telah lolos seleksi ulang di akhir 2024 mendapat prioritas pencairan tahap pertama. Mekanisme ini penting agar bantuan segera sampai kepada mereka yang paling membutuhkan tanpa hambatan administrasi yang berlarut-larut.
Syarat Daftar KPDJ 2025
Tidak semua warga Jakarta otomatis bisa mendapatkan bansos ini. Ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi sesuai regulasi yang tertera di laman resmi Siladu Jakarta.
Beberapa syarat utama antara lain:
-
Memiliki KTP DKI Jakarta dan berdomisili tetap di wilayah DKI.
-
Penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga pra-sejahtera.
-
Terdaftar dalam DTKS yang telah ditetapkan pemerintah.
-
Sudah mengikuti pendataan disabilitas.
-
Diusulkan sebagai penerima berdasarkan verifikasi dan validasi data.
Dengan adanya aturan ini, pemerintah memastikan bahwa KPDJ hanya akan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak, sehingga tidak terjadi salah sasaran.
Cara Daftar KPDJ 2025 Lewat HP
Pemprov DKI kini menghadirkan pendaftaran digital agar lebih mudah diakses. Warga dapat mendaftar secara online melalui aplikasi resmi yang tersedia di smartphone.
1. Unduh Aplikasi Resmi
Pendaftar dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos dari Kemensos RI atau aplikasi JAKI milik Pemprov DKI. Keduanya tersedia di Google Play Store maupun App Store.
2. Registrasi dan Daftar Usulan
Setelah mengunduh aplikasi, warga perlu melakukan registrasi dengan memasukkan data sesuai KTP dan KK. Selanjutnya, masuk ke menu Daftar Usulan, lalu pilih jenis bantuan sosial (KLJ, KAJ, atau KPDJ).
Calon penerima juga diminta mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, KK, SKTM, dan surat keterangan disabilitas khusus untuk KPDJ.
3. Cek Status DTKS
Pendaftaran hanya bisa diproses jika nama calon penerima sudah terdaftar dalam DTKS. Pengecekan dapat dilakukan langsung melalui aplikasi atau melalui situs resmi Dinas Sosial DKI Jakarta di dinsos.jakarta.go.id.
4. Verifikasi dan Survei Lapangan
Setelah pengajuan, petugas Dinsos akan turun langsung melakukan verifikasi dan survei lapangan. Bila dinyatakan lolos, warga akan menerima pemberitahuan resmi melalui aplikasi, SMS, atau surat dari kelurahan.
Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penyaluran
Pemerintah Provinsi DKI menegaskan bahwa sistem penyaluran bansos kini jauh lebih transparan. Seluruh penerima dapat memantau status bantuan secara daring melalui situs siladu.jakarta.go.id, aplikasi resmi, atau dengan mendatangi kantor kelurahan.
Bagi warga yang ingin memastikan statusnya, Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) juga menyediakan layanan informasi. Langkah ini diambil untuk menghindari adanya pungutan liar atau kebingungan di kalangan penerima manfaat.
Selain itu, keterlibatan Pendamping Sosial di tiap kelurahan menjadi ujung tombak dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Mereka bertugas melakukan pengecekan langsung ke rumah warga serta memberikan pendampingan administratif.
Manfaat Jangka Panjang KPDJ
KPDJ bukan hanya solusi jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Dengan bantuan ini, warga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari pangan hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain itu, adanya bantuan tunai yang rutin juga memberi rasa aman bagi keluarga penerima. Mereka dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan mendesak tanpa harus berutang.
Tak kalah penting, KPDJ membantu memperkuat inklusi sosial dengan menempatkan penyandang disabilitas sebagai bagian penting dari pembangunan kota Jakarta.
Tantangan dalam Implementasi
Meski program ini membawa banyak manfaat, tantangan di lapangan tetap ada. Beberapa warga mengaku kesulitan mengakses aplikasi karena keterbatasan teknologi atau tidak memiliki smartphone.
Selain itu, proses verifikasi kadang membutuhkan waktu cukup lama, sehingga ada warga yang merasa menunggu terlalu lama sebelum menerima bantuan. Namun, pemerintah menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari prosedur agar penyaluran tetap akurat dan tepat sasaran.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya KPDJ 2025, Pemprov DKI Jakarta berharap tidak ada lagi penyandang disabilitas yang terabaikan dalam sistem bantuan sosial. Transparansi, ketepatan sasaran, dan kemudahan akses menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Program KPDJ juga diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam merancang program bantuan khusus untuk penyandang disabilitas.
Dengan demikian, kehadiran KPDJ bukan hanya sekadar program bansos, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.
(seo)

























