Logo Bloomberg Technoz

Energi surya dan angin telah menjadi sumber pembangkit listrik baru terbesar di AS, tetapi pertumbuhannya sangat bergantung pada subsidi pemerintah.

Namun, subsidi tersebut mengalami penurunan signifikan dalam RUU pajak dan belanja Trump yang dikeluarkan pada bJuli. Perlambatan investasi terjadi tepat ketika permintaan listrik dari pusat data dan elektrifikasi industri melonjak.

"Kita sekarang benar-benar melihat dampak dari realitas baru di AS terhadap kepercayaan investor," ujar Meredith Annex, Kepala Energi Bersih BloombergNEF, dalam sebuah wawancara.

Keengganan Trump terhadap energi angin telah meningkatkan risiko investasi dan mencegah proyek lepas pantai mendapatkan pembiayaan tahun ini, kata para penulis.

Investasi angin turun 67% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024. Belanja untuk angin darat turun 80% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan paruh kedua 2024.

Sementara itu, investor mungkin akan merealokasi modal ke pasar yang lebih menguntungkan seperti kawasan Uni Eropa, di mana investasi dalam energi terbarukan melonjak hingga hampir US$30 miliar pada paruh pertama tahun ini, menurut laporan tersebut.

(bbn)

No more pages