Logo Bloomberg Technoz

BMKG Prediksi Cuaca 25–28 Agustus: Hujan Sedang hingga Lebat

Recha Tiara Dermawan
24 August 2025 16:00

Kendaraan melintas saat hujan lebat di kawasan Mampang, Jakarta, Selasa (3/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kendaraan melintas saat hujan lebat di kawasan Mampang, Jakarta, Selasa (3/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa meski sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpeluang terjadi.

Bahkan, dalam sepekan terakhir tercatat hujan sangat lebat hingga ekstrem dengan curah hujan harian lebih dari 150 mm di sejumlah wilayah, seperti Ambon mencapai 358,3 mm/hari dan Timika 142 mm/hari pada 15–18 Agustus 2025. Hujan lebat juga terjadi di Sulawesi Tenggara pada 17 Agustus dengan curah 123 mm/hari.

BMKG menjelaskan kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer global, regional, dan lokal yang masih mendukung pembentukan awan hujan. Madden-Julian Oscillation (MJO) yang kini berada di fase tiga memicu pertumbuhan awan hujan di Indonesia bagian barat.


Aktivitas MJO diperkuat oleh gelombang tropis seperti Kelvin, Rossby Ekuator, dan Mixed Rossby-Gravity, serta anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang menandakan peningkatan aktivitas konvektif.

Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua Barat dan sejumlah zona konvergensi di berbagai wilayah turut memicu pertumbuhan awan hujan.