Logo Bloomberg Technoz

Demikian pula, kata dia, saat anggota DPR dan sejumlah pejabat negara ikut berjoget pada acara Upacara Peringatan HUT RI ke-80 di Istana Merdeka. Dia mengklaim, hal tersebut semata bentuk sukacita. Dia menampik DPR dan Pemerintah tak memiliki empati terhadap rakyat yang sedang kesulitan.

"Apalagi Pak Presiden [Prabowo Subianto] setelah acara kemerdekaan malamnya mengadakan pawai karnaval dan banyak acara rakyat di Monas. Jadi ini niat pemerintah yang baik memang untuk menghibur masyarakatnya di hari ulang tahun kemerdekaan yang ke-80," kata Adies. 

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani juga enggan merespon kritik terhadap anggota legislatif dan eksekutif yang sering joget. Senada, dia pun menampik hal ini menjadi tanda pemerintah dan DPR tak sensitif terhadap situasi masyarakat yang banyak menderita karena kesulitan ekonomi.

"Lagu itu karena sebagai upaya untuk merelaksasi, selalu ditempatkan di acara di luar formal, sehingga menurut kami itu sesuatu yang tidak ada masalah karena peletakannya di luar acara formal," ujar Muzani. 

"Kedua, itu bagian dari upaya untuk merelaksasi suasana dan keadaan. Sebenarnya orang joget mendengar lagu sesuatu yang otomatis, kalau kita mendengar lagu, apalagi lagunya pas dengan irama-irama yang menyenangkan, merelaksasi itu dengan sendirinya tubuh akan bergerak."

(dov/frg)

No more pages