Logo Bloomberg Technoz

Malaysia menjadi negara kedua yang resmi melakukan perluasan integrasi QRIS. Lewat Bank Negara Malaysia (BNM), kerja sama ini hingga 2025 total transaksi mencapai 4,31 juta kali dengan nilai sekitar Rp1,15 triliun. 

3. Singapura

Singapura menjadi negara ketiga perluasan layanan QRIS bersama Monetary Authority of Singapore (MAS). Sejak itu, tercatat sudah ada 238.216 transaksi dengan nilai mencapai Rp77,06 miliar.

4. Jepang

Sebagaimana diketahui, pada 17 Agustus 2025, BI resmi memperluas layanan QRIS ke Jepang. Langkah ini menandai ekspansi QRIS ke luar kawasan ASEAN, setelah sebelumnya terhubung dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura.

5. China

Bank Indonesia dan People's Bank of China (PBoC) juga mulai melakukan ujicoba interkoneksi QRIS Indonesia dan China. Perluasan ini diharapkan dapat diwujudkan setelah seluruh proses ujicoba dan kesiapannya dapat berjalan dengan baik. 

Adapun uji coba tersebut akan melibatkan ASPI, UnionPay International (UPI), dan perwakilan penyelenggara jasa sistem pembayaran. 

Sebelumnya, Bank Indonesia melaporkan volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS yang tetap tumbuh tinggi sebesar 148,5% secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada kuartal II-2025.

Pertumbuhan pada kuartal II-2025 tersebut melambat dibandingkan dengan 151,7% pada Mei 2025.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan volume transaksi mencapai 6,1 miliar atau 93% dari target 6,5 miliar. Sementara, jumlah pengguna QRIS mencapai 57 juta dari target 58 juta.

"Nominalnya juga meningkat sangat pesat mencapai Rp317 triliun atau [tumbuh] 121% yoy. Dari merchant-nya juga meningkat sangat pesat. Saat ini sampai dengan kuartal 2 itu mencapai 39,3 juta merchant atau sekitar 83,5% dari target kita 40 juta," ujar Filianingsih dalam konferensi pers, Rabu (16/7/2025).

Dari sisi jenisnya, transaksi inbound atau orang asing dari Malaysia, Singapura dan Thailand yang menggunakan QRIS di Indonesia meningkat. Sebaliknya, transaksi outbound atau masyarakat Indonesia yang memanfaatkan QRIS di ketiga negara tersebut mengalami perlambatan.

(ell)

No more pages