Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, pada tahun depan, masih belum terdapat rencana pengembangan dari kedua blok minyak raksasa tersebut.

“Kedua blok tersebut tidak ada proyek baru yang signifikan. Infill project Blok Cepu sudah selesai pada 2025. Jadi untuk 2026, mempertahankan produksi di level 583.000 bph saja cukup berat, apalagi untuk mencapai angka 610.000 bph [target 2026],” kata Hadi ketika dihubungi, Jumat (15/8/2025).

Tidak hanya sulit mencapai target, Hadi memandang lifting minyak 2026 akan sulit untuk sekedar menyamai realisasi produksi minyak pada semester I-2025, yakni sebesar 583.000 bph — tanpa memasukkan produksi natural gas liquid (NGL).

Dalam kaitan itu, Hadi memproyeksikan bahwa penurunan alamiah (decline rate) lapangan minyak mencapai sekitar 5% per tahun. Apabila ingin mempertahankan produksi minyak sebesar realisasi semester I-2025, setidaknya perlu tambahan produksi sekitar 30.000 bph.

Akan tetapi, Hadi menilai target tersebut akan sulit dicapai sebab tak terdapat rencana pengembangan lapangan minyak baru yang signifikan.

“Tahun 2026 tidak ada POD [plan of development] minyak baru yang signifikan, lebih banyak ke OPL [open path layer],” ungkap Hadi.

Mengutip Buku II Nota Keuangan Beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026, target lifting minyak tahun depan ditetapkan di level 610.000 bph, sedangkan outlook realisasi pada 2025 diproyeksikan berada di rentang 593.000—597.000 bph.

Sementara itu, target lifting gas dalam RAPBN 2026 ditetapkan sebesar 984.000 barel setara minyak per hari (bsmph), dengan outlook realisasi 2025 di kisaran 976.000—980.000 bsmph.

Adapun, harga minyak mentah atau Indonesian Crude Price (ICP) ditarget di level US$70/barel, turun dari target tahun ini di level US$82/barel.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan realisasi lifting migas mencapai 1.557,1 ribu bsmph per semester I-2025.

Realisasi lifting pada paruh pertama tahun ini lebih rendah 3,29% dari target APBN 2025 yang dipatok 1.610 bsmph.

(wdh)

No more pages