Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Terpelanting Melemah Lagi, Tertekan Sentimen Inflasi AS

Tim Riset Bloomberg Technoz
15 August 2025 09:12

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiahdi Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiahdi Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah dibuka melemah sesuai perkiraan akibat sentimen pasar global yang berbalik kurang menguntungkan pasar negara berkembang, ketika investor juga mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Paripurna DPR/MPR hari ini, Jumat (15/8/2025).

Mengacu data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 0,5% di pasar spot menyentuh Rp16.190/US$. Selanjutnya rupiah bergerak di kisaran Rp16.158/US$.

Adapun di pasar offshore NDF, rupiah bergerak sedikit menguat di kisaran Rp16.155/US$, dari posisi penutupan tadi malam yang tergerus ke Rp16.183/US$.


Pelemahan rupiah di pasar spot dalam perdagangan Jumat ini, tak sendirian. Di pasar Asia pagi ini, mayoritas mata uang memang melemah dipimpin oleh peso 0,43%, rupiah di urutan ketiga dengan pelemahan 0,3%, lalu baht 0,19%, dolar Taiwan 0,18%, ringgit 0,17%, dolar Hong Kong 0,12% dan yuan offshore 0,01%.

Sedang yen menguat 0,31%, bersama dolar Singapura 0,06% dan yuan Tiongkok 0,01%. Indeks dolar AS pada saat yang sama bergerak di zona merah di kisaran 98,12. 

Analisis Teknikal Nilai Rupiah Jumat 15 Agustus 2025 (Riset Bloomberg Technoz)