Kebakaran hutan terus berkobar di Turki, di mana satu orang dilaporkan tewas setelah truk pengangkut air terbalik dalam perjalanan memadamkan kebakaran di Provinsi Osmaniye.
Peringatan suhu panas merah telah dikeluarkan untuk Prancis, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Serbia, dan Siprus karena sistem tekanan tinggi diperkuat oleh pola angin yang didorong oleh sisa-sisa badai tropis Dexter.
Suhu diperkirakan mencapai 42°C (111°F) di sebagian wilayah Spanyol dan Lembah Rhone di Prancis pada Rabu. Menurut Badan Meteorologi Inggris Raya, suhu di negara itu akan naik hingga 34°C.
Perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas gelombang panas di Eropa, benua yang mengalami pemanasan tercepat. Hal ini memicu peristiwa cuaca ekstrem seperti kebakaran hutan mematikan, badai dahsyat, dan banjir.
Badai bisa meringankan beban beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan, tetapi suhu panas yang tidak biasa diperkirakan akan bertahan hingga akhir pekan.
?Fire danger forecast for 11–17 Aug shows extreme to very extreme FWI anomalies across Europe.
— Copernicus EMS (@CopernicusEMS) August 12, 2025
Highest risk in:
????NW Iberian Peninsula
??France
??Greece
??Bulgaria
??Romania
??Slovenia
??Austria
??Hungary
Also high in ??Sweden, ??Norway, ??Finland:https://t.co/0AMcHI1gcy pic.twitter.com/RAWbrpbl6w
Gelombang panas terbesar keempat di Eropa pada musim panas ini merusak tanaman di seluruh wilayah.
Departemen Pertanian AS, yang membuat prakiraan panen global, memangkas proyeksi produksi jagung dan bunga matahari Uni Eropa dalam laporan pada Selasa. Cuaca kering dan panas terik di Balkan menghambat pertumbuhan kedua tanaman tersebut.
Gelombang panas ini juga membebani sistem listrik karena meningkatkan permintaan pendingin sekaligus mengurangi produksi nuklir.
Electricite de France SA mengatakan mungkin akan mengurangi produksi di tiga lokasi—Bugey, Tricastin, dan Golfech—dalam beberapa hari ke depan karena suhu tinggi di Sungai Rhone dan Garonne mengancam operasi pendingin mereka.
(bbn)
































