Keputusan tersebut tidak sampai pada pengambilalihan penuh Gaza yang digulirkan Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Kamis.
“Setiap upaya Israel untuk meningkatkan permusuhan, termasuk dengan mengambil alih Kota Gaza, akan salah, berisiko melanggar hukum internasional, dan memperburuk bencana kemanusiaan yang sudah terjadi di Jalur Gaza,” kata Albanese dan Luxon, setelah perundingan di Queenstown, Selandia Baru.
Jerman pada Jumat mengatakan akan menghentikan pengiriman peralatan militer ke Israel yang dapat digunakan dalam operasi di Jalur Gaza, termasuk suku cadang untuk tank dan barang-barang terkait pertahanan lainnya.
Menteri Luar Negeri Jerman, Australia, Italia, Selandia Baru, dan Inggris pada hari Sabtu pagi mengeluarkan pernyataan bersama yang juga menyerukan Israel untuk membatalkan rencana operasinya di Kota Gaza.
“Ini akan memperburuk situasi kemanusiaan yang parah, membahayakan nyawa para sandera, dan semakin berisiko menyebabkan pengungsian massal warga sipil,” kata para menteri.
(bbn)































