Logo Bloomberg Technoz

"Program MBG sangat strategis, karena selain menciptkan dapur-dapur gizi, juga mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar. Salah satunya dengan mempekerjakan warga dari desil 1  dan 2 untuk menjadi bagian dari rantai pasok," ujarnya.

Menurutnya, BP Taskin telah banyak menerima aspirasi dari kepala daerah terutama dari wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3 T), yang berharap kehadiran MBG bisa membantu memerdekakan masyarakat melalui kerja layak dan akses pangan sehat.


Setelah itu, Staf Khusus Kepala BBGN bidang Komunikasi, Redy Hendra Gunawan menyampaikan bahwa program MBG tak hanya bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga wajib berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja.

Oleh karena itu, program makan bergizi gratis (MBG) akan dijadikan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat miskin dan miskin ekstrem melalui kebijakan rekrutmen tenaga kerja.

“Program Makan Bergizi Gratis ini harus berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja, terutama tenaga kerja dari Desil-1 dan Desil-2 atau masyarakat miskin dan miskin ekstrem,” ujar Hendra dalam keterangan secara virtual YouTube BGN.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, BGN telah menetapkan kebijakan khusus dalam proses rekrutmen tenaga kerja di dapur MBG.

“Oleh karena itu, Badan Gizi Nasional sudah membuat kebijakan bahwa dari total 47 orang yang akan direkrut oleh BGN untuk setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi, 30% minimal berasal dari keluarga Desil-1 dan Desil-2,” jelasnya.

“Hal ini kami harapkan akan berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja, terutama yang berasal dari keluarga Desil-1 dan Desil-2,” tegasnya.

(dec/spt)

No more pages