Logo Bloomberg Technoz

Low Tuck Kwong ‘Lost’ Sekitar Rp161 T di Saham BYAN

News
02 June 2023 20:50

Low Tuck Kwong, Direktur Utama Bayan Resources. Foto: Ahmad Zamroni/Forbes Indonesia
Low Tuck Kwong, Direktur Utama Bayan Resources. Foto: Ahmad Zamroni/Forbes Indonesia

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dato Low Tuck Kwong, bukan lagi orang terkaya alias nomor wahid di Indonesia, usai harga saham perusahaan, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merosot ke level Rp15.000, pada penutupan perdagangan Rabu (31/5/2023). Setidaknya harta Low Tuck Kwong dari kepemilikan saham BYAN ‘telah hilang’ Rp161,6 triliun.

Low Tuck Kwong hingga pertengahan April 2023 tercatat masih menjadi orang terkaya Indonesia, berdasarkan Bloomberg Billionaires (Rich) Index. Dia juga masuk dalam orang terkaya dunia ke-45 lewat kendaraan bisnis Bayan Resources yang berfokus pada produsen dan pertambangan batu bara. Perusahaannya bahkan jadi salah satu terbesar di Indonesia.

Dalam laporan kepemilikan saham Bayan Resources yang dipublikasikan Bloomberg, Low Tuck Kwong merupakan pemegang saham pengendali BYAN. Dia memiliki 20.327.851.970 saham atau setara dengan 60,98% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Harga terbaik BYAN sepanjang tahun ini berada di posisi Rp21.500/saham. Tepatnya pada penutupan perdagangan 27 April lalu. Jika hanya memperhitungkan pergerakan sepanjang 2023 atau year to date (ytd), artinya saham perseroan telah susut 35%.

Pergerakan Harga Saham BYAN Anjlok Sepanjang Mei (Bloomberg)

Jika mengacu pada kepemilikan saham Low Tuck Kwong dan selisih dari penurunan harga perusahaan Bayan Resources sepanjang 2023, artinya pengusaha kelahiran Singapura ini telah kehilangan harta Rp161,6 triliun dalam tempo lima bulan.