Logo Bloomberg Technoz

Meski belum ada kesepakatan final, Thailand tetap berharap dapat mencapai perjanjian yang “terukur, berkelanjutan, dan saling menguntungkan,” katanya.

“Pertemuan dengan Duta Besar Jamieson Greer dan tim USTR ini merupakan langkah penting dalam kemitraan ekonomi kedua negara. Kami bergerak maju dengan penuh keyakinan untuk mendorong kesepakatan ‘win-win’ bagi investor dan pelaku usaha Thailand serta AS,” tulis Pichai dalam unggahannya.

Thailand sebelumnya terancam tarif hingga 36% atas ekspornya ke AS. Negeri Gajah Putih ini telah menyerahkan kerangka proposal kepada pemerintahan Trump yang mencakup komitmen pemangkasan bea masuk untuk barang AS, penghapusan hambatan non-tarif, pengetatan aturan asal barang, serta peningkatan impor produk pertanian dan LNG dari AS untuk mempersempit defisit perdagangan.

Pertemuan ini berlangsung beberapa hari setelah Mahkamah Konstitusi menangguhkan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dari jabatannya hingga ada putusan atas gugatan dugaan pelanggaran etika, yang memperdalam krisis politik menyusul sengketa perbatasan dengan Kamboja.

Sebelum pertemuan, Pichai mengatakan bahwa Thailand mengupayakan kesepakatan dagang “win-win” dengan AS. Pemerintah juga telah merancang rencana untuk memangkas defisit perdagangannya dengan AS hingga US$15 miliar per tahun, termasuk lewat pencegahan penyalahgunaan aturan asal ekspor.

AS merupakan pasar ekspor terbesar bagi Thailand tahun lalu, menyumbang sekitar 18% dari total ekspor. Thailand mencatat surplus perdagangan hampir US$46 miliar terhadap AS pada 2024.

Menekan tarif AS menjadi krusial bagi Thailand yang bergantung pada ekspor, terutama karena ekonominya kini tertekan oleh tingkat utang rumah tangga tertinggi di kawasan dan lemahnya konsumsi domestik. Pejabat Thailand memperkirakan bahwa tarif sebesar 36% dapat memangkas sedikitnya satu poin persentase dari PDB nasional tahun ini.

Ekspor Thailand melonjak sekitar 15% dalam lima bulan pertama tahun ini, didorong oleh percepatan pemesanan selama jeda tarif 90 hari yang diberikan pemerintahan Trump.

(bbn)

No more pages