SpaceX diketahui memiliki kontrak senilai sekitar US$ 4 miliar dengan NASA untuk mengantarkan astronot ke Bulan menggunakan Starship, sistem peluncur terbesar dan terkuat di dunia.
Pada Rabu, 18 Juni sekitar pukul 23.00 waktu setempat (CT), Starship yang tengah dipersiapkan untuk uji terbang ke-10 mengalami anomali besar saat berada di area uji coba di Starbase. Area aman di sekitar lokasi telah dijaga sepanjang proses, dan seluruh personel dipastikan selamat dan tercatat…
— SpaceX (@SpaceX), 19 Juni 2025
Bulan lalu, roket raksasa Starship milik SpaceX hancur di tengah penerbangan setelah kehilangan kendali dan berputar liar di udara. Insiden tersebut menjadi kegagalan ketiga secara berturut-turut, setelah peluncuran pada Januari dan Maret juga berakhir hanya beberapa menit setelah lepas landas, ketika pesawat meledak di atas Teluk Meksiko dan menyebabkan puing-puing berjatuhan serta mengganggu lalu lintas udara.
Menurut SpaceX, ledakan pada bulan Januari disebabkan oleh kebocoran propelan, sementara kegagalan pada Maret dipicu oleh masalah perangkat keras pada salah satu mesin Raptor milik Starship.
Starship ke-10 belum memiliki jadwal peluncuran resmi, dan kini belum jelas kapan penerbangan berikutnya akan dilakukan. Setelah kegagalan peluncuran kesembilan, SpaceX menyatakan akan melakukan tinjauan data dan peningkatan sistem roket sebelum uji coba selanjutnya.
Di balik serangkaian kegagalan itu, SpaceX juga mencatat pencapaian penting tahun lalu ketika booster Starship berhasil ditangkap di landasan menggunakan lengan mekanik raksasa yang dijuluki “chopsticks.” Dirancang agar dapat digunakan kembali, Starship disiapkan sebagai kendaraan utama untuk membawa manusia ke Mars dan mengembalikannya ke Bumi.
Musk sendiri pernah menyatakan rencana untuk mengirim roket Starship ke Planet Merah yang membawa robot buatan Tesla paling cepat pada tahun 2026.
Sebagai orang terkaya di dunia yang kini mulai mundur dari aktivitas politiknya di Washington untuk kembali fokus pada kerajaan bisnisnya, masih belum jelas berapa banyak waktu yang akan Musk curahkan untuk Starship dan SpaceX, serta perubahan apa yang akan ia lakukan di dalam perusahaan untuk mengembalikan program ini ke jalur yang benar.
(bbn)
































