Pertemuan dilangsungkan di tengah perkembangan geopolitik yang berubah dramatis menyusul serangan Israel pada Iran pada Jumat pekan lalu, ketika pasar belum lepas dari kekhawatiran akan dampak perang dagang serta kelesuan pertumbuhan ekonomi yang menyertainya.
Konsensus pasar sampai Selasa (17/6/2025) menghasilkan angka median 5,5%. Itu berarti, mayoritas pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia akan menahan suku bunga acuan, BI rate, di level saat ini di 5,5%.
Namun, konsensus itu tidak bulat. Sebagian ekonom, tepatnya 9 dari 31 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, memperkirakan BI rate mungkin akan dipangkas sebanyak 25 basis poin (bps) dalam pertemuan Juni ini.
Sembilan ekonom tersebut kesemuanya berasal dari institusi asing, yaitu Barclays, Citigroup Securities, Goldman Sachs, HK and SH Banking Corp, Maybank Securities, lalu Nomura Singapore Ltd, BNP Paribas juga ANZ Banking Group serta Credit Agricole CIB.
(lav)































