Mutasi ini mendapat perhatian karena munculnya polemik yang membenturkan para purnawirawan TNI dengan Jokowi. Hal ini bermula saat sejumlah purnawirawan TNI, termasuk Try Sutrisno, mengajukan delapan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu usulan tersebut mendorong Majelis Permusyawarahan Rakyat (MPR) untuk mencopot putera sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat sebagai wakil presiden. Alasannya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi dasar pendaftaran Gibran sebagai cawapres pada Pemilu 2024 dianggap melanggar aturan.
Berdasarkan informasi, ada 109 pati dari TNI Angkatan Darat yang mengalami mutasi di akhir April 2025. Selain itu ada 64 pati dari TNI Angkatan Laut; dan 64 pati dari TNI Angkatan Udara.
Jabatan Pangkogabwilhan sendiri selama ini memang selalu diampu oleh pati dari Angkatan Laut. Panglima TNI Agus Subiyanto sempat menjadi sorotan juga saat menunjuk Kunto sebagai Pangkogabwilhan menggantikan Laksamana Madya Rachmad Jayadi di akhir 2024.
"Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme," ujar Kristomei Sianturi.
(azr/frg)































