Logo Bloomberg Technoz

vivo tetap mempertahankan lini produk di berbagai segmen harga, menjadikannya tetap berada di urutan kedua dalam pangsa pasar di China. Sementara penjualan iPhone Apple justru drop 7,7% di awal kuartal 2025.

Program subsidi dari pemerintah China terbukti membantu meningkatkan penjualan, khususnya selama musim liburan di Januari 2025 lalu, berlaku untuk smartphone dengan harga di bawah US$820.

Faktor subsidi juga yang membuat perangkat Apple kehilangan minat beli dan konsumen China "karena sebagian besar portofolionya memiliki harga di atas ambang batas subsidi, termasuk model Pro dengan kinerja terbaiknya," terang Counterpoint.

Data penjualan smartphone di China kuartal 1 dan peringkat pangsa pasar.(Counterpoint)

Namun begitu capaian ini masih meleset dari perkiraan karena terdapat penurunan angka permintaan selama paruh kedua di kuartal ini. Salah satu faktornya adalah ketegangan perang tarif antara China dengan Amerika, catat Counterpoint’s Market Pulse Service

Pada bagian lain smartphone China semakin mengadopsi teknologi AI ke dalam fitur perangkat mereka berkat dorongan startup model AI DeepSeek. Data memperlihatkan hampir 40% HP yang terjual di China telah mendukung GenAI, dikutip dari t Global GenAI Smartphone Tracker.

"Memanfaatkan kemunculan DeepSeek dan dampak globalnya selama kuartal tersebut, OEM smartphone terkemuka di Tiongkok dengan cepat mengintegrasikan atau memiliki rencana untuk mengintegrasikan model-model canggihnya untuk meningkatkan AI pada perangkat dan pengalaman pengguna akhir," tutup Counterpoint.

(wep)

No more pages