Logo Bloomberg Technoz

Zelenskiy Sebut Ratusan Pria China Gabung Rusia Perangi Ukraina

News
12 April 2025 08:05

Tentara berjalan melewati bangunan yang hancur di Pokrovsk, Ukraina pada 8 April 2025. (Kostiantyn Liberov/Libkos/Getty Images via Bloomberg)
Tentara berjalan melewati bangunan yang hancur di Pokrovsk, Ukraina pada 8 April 2025. (Kostiantyn Liberov/Libkos/Getty Images via Bloomberg)

Daryna Krasnolutska dan Aliaksandr Kudrytski - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan setidaknya beberapa ratus warga negara China bertempur bersama tentara Rusia di Ukraina. Sehingga, ia mendesak lebih banyak pertahanan udara untuk Kyiv dan lebih banyak tekanan militer terhadap Rusia.

"Ini berarti Rusia jelas berusaha memperpanjang perang—bahkan dengan mengorbankan nyawa orang China," kata Zelenskiy dalam pidato daring pada pertemuan Kelompok Kontrak Pertahanan Ukraina di Brussels, Jumat (11/4/2025).


Zelenskiy telah berupaya untuk meningkatkan pengawasan lebih lanjut terhadap dukungan China untuk Moskow sejak menangkap dua warga negara China yang bertempur bersama tentara Rusia di Ukraina awal minggu ini. Setelahnya, pemimpin Ukraina mengatakan Rusia secara aktif merekrut orang-orang China melalui kampanye media sosial.

Perkiraan baru dari Zelenskiy ini melampaui jumlah yang ia umumkan dua hari lalu, mengatakan bahwa badan intelijen Kyiv mengidentifikasi setidaknya 155 warga China yang bertempur untuk Rusia.